ITDC Wujudkan Generasi Cerdas dan Sehat melalui Program Pencegahan Stunting dan Pojok Baca

Photo Author
Amalia R, Kabar BUMN
- Selasa, 10 September 2024 | 17:45 WIB
PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (ITDC) meluncurkan program pencegahan stunting dan pojok baca di Mandalika, Lombok Tengah. (Dok. ITDC)
PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (ITDC) meluncurkan program pencegahan stunting dan pojok baca di Mandalika, Lombok Tengah. (Dok. ITDC)

Kabar BUMN - Dalam rangka menciptakan generasi yang cerdas dan sehat, PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (ITDC) memperkenalkan program pencegahan stunting di Desa Prabu.

ITDC juga mengenalkan kegiatan pojok baca sebagai bagian dari Mandalika Child Learning Center (CLC) di Bazaar Mandalika, kawasan The Mandalika, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, pada Selasa (10/9).

Program pencegahan stunting ini merupakan program kedua yang dilakukan ITDC setelah sebelumnya dilakukan di Desa Mertak pada tahun 2023 dengan melibatkan 10 anak.

Baca Juga: Perkuat Sinergi, PertaLife Insurance Kerja Sama Program Maps untuk Tenaga Alih Daya (TAD) PGNCom

Tahun ini, program pencegahan stunting menyasar 32 anak di Desa Prabu, yang terdiri dari 10 anak dalam kategori Wasting dan 22 anak kategori Stunting.

Selama 56 hari ke depan, anak-anak tersebut akan mendapatkan makanan tambahan padat gizi setiap hari.

Selain bantuan makanan, program ini juga berfokus pada edukasi kesehatan bagi para orang tua, untuk meningkatkan pemahaman mengenai pola makan sehat yang mendukung tumbuh kembang anak.

Baca Juga: Rekomendasi Tempat-tempat Terbaik untuk Menikmati Keindahan Danau Toba

Selain itu, program ini menyertakan demo memasak untuk meningkatkan keterampilan ibu dalam menyiapkan makanan bergizi bagi anak-anak mereka.

Berdasarkan data Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) tahun 2023, terdapat 1.680 anak berisiko stunting di kecamatan Pujut, dengan 698 diantaranya berasal dari desa-desa penyangga kawasan The Mandalika, termasuk Desa Prabu.

Menyadari hal tersebut, ITDC berkomitmen memberikan dampak positif nyata dalam meningkatkan gizi dan kesehatan anak-anak melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).

Baca Juga: Bio Farma Perkuat Kemandirian Kesehatan : Luncurkan Fasilitas Radiofarmaka “Terapi Kanker Modern”

Dalam pelaksanaan program ini, ITDC menggandeng sejumlah mitra penting, termasuk Tim Penggerak PKK Kabupaten Lombok Tengah, Pemerintah Desa Prabu, Puskesmas Kuta, serta Indonesia Chef Association Provinsi NTB.

Salah satu yang menarik dari program ini adalah keterlibatan Chef Anton Sugiono, Duta Pencegahan Stunting Provinsi NTB, yang memberikan edukasi memasak makanan sehat dan padat gizi, berkoordinasi dengan ahli gizi dari Puskesmas Kuta.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Amalia R

Tags

Artikel Terkait

Terkini