Bank Mandiri akan memperkuat spesialisasi di segmen wholesale dan retail banking melalui strategi wholesale acceleration dengan memperluas ekosistem turunan wholesale melalui optimalisasi value chain.
Juga akan terus menggali potensi kredit berdasarkan wilayah dan sektor untuk mencapai hasil yang optimal.
Untuk segmen wholesale banking, sektor-sektor seperti jasa keuangan, perkebunan, transportasi, kesehatan, dan energi akan menjadi kontributor utama.
Baca Juga: Bank Mandiri Promosikan Pembangunan Berkelanjutan lewat Program TJSL di Batam
Di sisi lain, sektor UMKM tetap menjadi prioritas penting bagi perseroan.
Bank Mandiri akan terus mendorong inklusi keuangan dengan memperluas akses kredit bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah.
Ini tidak hanya akan meningkatkan penetrasi kredit di segmen tersebut, tetapi juga berkontribusi pada penciptaan lapangan kerja dan penguatan ekonomi domestik.
Baca Juga: Bank Mandiri Bersama Kemenlu Permudah Diaspora Buka Rekening dengan KMILN
“Pada segmen retail, kami akan berfokus pada sektor-sektor yang memiliki pertumbuhan tinggi sesuai dengan karakteristik Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) di masing-masing wilayah.
"Pendekatan ini memungkinkan kami untuk lebih responsif terhadap kebutuhan pasar lokal dan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi yang merata dan berkelanjutan,” pungkasnya.***
Artikel Terkait
Peringati Hari Pelanggan Nasional, Bank Mandiri Bagikan Bingkisan ke Nasabah di Sulawesi
IISF 2024: Bank Mandiri Berkomitmen Mewujudkan Ekonomi Rendah Karbon
Hari Olahraga Nasional: Bank Mandiri Komitmen Dukung Kegiatan Olahraga Indonesia
Siap Mendunia! Bank Mandiri Perluas Akses Livin’ di Turki: Kolaborasi dengan KBRI Ankara untuk PMI
Mudah dan Terjangkau! Bank Mandiri Kini Tawarkan Properti Lelang di Rumah123