Benahi Sistem Budidaya Lebah Kelulut, PT Pertamina EP Sangatta Berdayakan Petani dan Pariwisata Edukatif di Taman Nasional Kutai

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Jumat, 20 September 2024 | 19:30 WIB
PEP Sangatta Field hadir di budidaya lebah kelulut di Sangatta untuk membantu kelompok tani yang belum memiliki sarana dan prasarana yang memadai sehingga hasil panen madunya belum optimal. (DOK. PEP Sangatta)
PEP Sangatta Field hadir di budidaya lebah kelulut di Sangatta untuk membantu kelompok tani yang belum memiliki sarana dan prasarana yang memadai sehingga hasil panen madunya belum optimal. (DOK. PEP Sangatta)

Kabar BUMN - PT Pertamina EP (PEP) Sangatta Field mengembangkan Program Pengembangan Tani Hutan Kelulut Sangatta, disingkat Prolekta, di area konservasi Taman Nasional (TN) Kutai, Kalimantan Timur.

Pengembangannya berawal dari ide sederhana membenahi sistem budidaya lebah kelulut yang belum efisien, program ini terus berkembang hingga melahirkan sejumlah subunit usaha baru dan mendapatkan hak paten peralatan.

PEP Sangatta Field hadir untuk membantu kelompok tani yang belum memiliki sarana dan prasarana yang memadai sehingga hasil panen madunya belum optimal.

Baca Juga: 19 Tahun Pertamina EP, Tingkatkan Ketahanan Energi Nasional

Implementasi Program Prolekta dimulai pada 2021 melalui kegiatan pengembangan infrastruktur, pelatihan keamanan pangan, dan peresmian program.

Pada tahun berikutnya, pengembangan program berupa pelatihan budidaya kelulut dan pengelolaan wisata, inisiasi gerakan Satu Orang Satu Pohon, dan inovasi Alat Hisap Sederhana.

Manager Sangatta Field Cahyo Nugroho menyampaikan, keberhasilan program CSR didukung oleh kontribusi dan kolaborasi dengan pihak eksternal.

Baca Juga: PEP Sukowati Field Tingkatkan Ketahanan Pangan di Bojonegoro dengan Program Pertanian Terpadu

Dalam pelaksanaan Program Prolekta, PEP Sangatta Field bekerja sama dengan Dinas Koperasi, Dinas Pariwisata, Dinas Pertanian, Komunitas Kita Berdikari, Pemerintah Daerah Desa Sangatta Selatan.

Juga dengan Universitas Mulawarman dan Himpunan Pramuwisata Kutai Timur untuk saling berkolaborasi memajukan program ini dari berbagai aspek.

Pada tahun 2023, pengembangan program ini berlanjut dengan pembangunan Galeri Produk Khas Kutim, pengadaan mesin produksi, dan pembangunan broadwalk.

Baca Juga: PEP Papua Field Adakan Pelatihan Forklift untuk Pemberdayaan SDM Lokal Papua

Penguatan program semakin meningkat pada tahun 2024 melalui pemantapan Usaha Mandiri Kelompok, pengembangan teknologi modern, dan pengembangan subunit usaha.

Head of Communication Relations & CID Zona 9 Elis Fauziyah menyampaikan, pengembangan subunit usaha berhasil menghasilkan lima usaha baru.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lucy SL

Tags

Artikel Terkait

Terkini