Pada kesempatan tersebut, Direktur Utama Jasa Marga Subakti Syukur menyampaikan bahwa dengan diresmikannya Jalan Tol Solo-Yogyakarta-YIA Kulon Progo (Jogja-Solo) seksi 1 Kartasura-Klaten yang dioperasikan oleh anak usaha Jasa Marga, PT JMJ, akan meningkatkan konektivitas antara Yogyakarta dan Jawa Tengah sekaligus berperan penting dalam menumbuhkan perekonomian sekitar.
Baca Juga: PT Jasamarga Bali Tol Serahkan Bantuan Alat Bantu Lansia dan Paket Sembako di Banjar Bualu Nusa Dua
"Jalan Tol Solo-Yogyakarta-YIA Kulon Progo (Jogja-Solo) seksi 1 Kartasura-Klaten ini dapat mempercepat perjalanan dari Yogyakarta menuju Klaten begitu pula sebaliknya, mempermudah konektivitas akses ke berbagai wilayah antar kota besar di Jawa, sekaligus mengatasi permasalahan lalu lintas yang sering terjadi di jalur nasional serta mendukung jalur wisata bagi masyarakat yang akan berpergian dari Solo ke Jogja maupun sebaliknya, dan juga akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi di sepanjang koridor tol," terang Subakti.
Sementara itu, Direktur PT JMJ Rudy Hardiansyah menjelaskan secara keseluruhan, Jalan Tol Jogja-Solo sepanjang 96,57 Km terbagi menjadi tiga tahap pembangunan.
Tahap I yang menghubungkan Kartasura-Maguwoharo dan Trihanggo-Junction Sleman sepanjang 49,25 Km, Tahap II menghubungkan Junction Sleman-YIA Kulon Progo sepanjang 38,57 Km dan Tahap III menghubungkan Maguwoharjo-Trihanggo sepanjang 8,75 Km.
“Akses masuk Jalan Tol Jogja-Solo dari jalan nasional dapat diakses melalui akses GT Banyudono.
"Jalan tol ini juga menjadi solusi bagi kepadatan lalu lintas di jalur nasional, seperti di Tugu Kartasura, Delanggu dan Jalan Raya Solo-Yogyakarta.
"Dengan melewati jalan tol ini, waktu tempuh dari Klaten ke GT Banyudono bisa dipangkas menjadi hanya 15 menit,” tutur Rudy.
Baca Juga: PT Jasamarga Jogja Solo Aktifkan Jalan Tol Fungsional Jogja-Solo untuk Arus Balik Mudik 2024
Rudy juga menjelaskan bahwa Jalan Tol Jogja-Solo Seksi 1 Kartasura - Solo akan dioperasikan tanpa tarif, mulai Jumat 20 September 2024 pukul 00.00 WIB, pengguna jalan tidak akan dikenakan tarif (nol rupiah).
Sebagai simulasi pengguna jalan yang melakukan perjalanan menerus dari arah Barat dan Timur Jalan Tol Trans Jawa menuju Klaten yang keluar melalui GT Banyudono, GT Polanharjo dan GT Klaten dan sebaliknya maka akan tetap dikenakan tarif Jalan Tol Trans Jawa.
“Untuk masyarakat yang masuk melalui GT Banyudono menuju GT Polanharjo dan GT Klaten dan sebaliknya pengguna jalan tidak dikenakan tarif (nol rupiah).
"Rudy juga mengingatkan agar pengguna jalan tetap menyiapkan uang elektronik sebelum memasuki gerbang tol,” tutupnya.***
Artikel Terkait
PT Jasamarga Bali Tol Serahkan Bantuan Alat Bantu Lansia dan Paket Sembako di Banjar Bualu Nusa Dua
Mengenal Jasamarga Integrated Digitalmap, Sistem Transportasi Cerdas untuk Rekayasa Lalu Lintas
PT Jasamarga Bali Siap Berikan Layanan Terbaik Selama World Water Forum ke-10 di Bali
Jasamarga Nusantara Tollroad Regional Division Gelar ODOL di Jalan Tol Belawan-Medan-Tanjung Morawa
Perkenalkan Manfaat Jalan Tol Jogja-Solo, Jasamarga Jogja Solo Gelar Jasjos Gowes and Run 2024 yang Diikuti 750 Peserta