Kabar BUMN - Bio Farma berpartisipasi dalam Annual Scientific Meeting of Indonesia Heart Association (ASMIHA) 2024 yang diadakan pada 19-21 September 2024 di Jakarta.
Pada agenda tahunan Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia (PERKI) ini, diadakan pemaparan hasil post marketing surveillance dari ovine enoxaparin produksi Bio Farma pada sesi morning symposium hari pertama.
Dr. dr. Isman Firdaus, SpJP(K) dari Advisory Board PP PERKI sebagai narasumber menyampaikan bahwa antikoagulan enoxaparin menjadi pilihan untuk kasus sindrom koroner akut STEMI atau NSTEMI yang akan mendapatkan tindakan invasif primer.
Disebutkan juga bahwa ovine enoxaparin (berbasis domba) dapat menjadi alternatif dari originator porcine enoxaparin dengan hasil yang menjanjikan.
Pernyataan tersebut didukung hasil post marketing surveillance ovine enoxaparin sodium Bio Farma yang dibawakan oleh dr. Bambang Widyantoro, SpJP(K), PhD selaku lead principal investigator dari post marketing surveillance produk.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada studi multisenter yang melibatkan 220 subjek di Pusat Jantung Nasional Harapan Kita (Jakarta), RSUP Dr. Sardjito (Yogyakarta), dan RSUP Prof. dr. I.G.N.G. Ngoerah (Bali) tersebut, ovine enoxaparin sodium dinilai setara (non-inferior) dari efikasi dan keamanan.
Baca Juga: Naik AKAP DAMRI Sekarang Bisa dari Ciputat ke Wonosobo, Yogyakarta, Malang, hingga Bandar Lampung
Direktur Medis dan Hubungan Kelembagaan Bio Farma, Sri Harsi Teteki menyampaikan bahwa Bio Farma sebagai perusahaan life science terus mengembangkan produk-produknya dengan memperhatikan aspek kehalalan.
“Saat ini masyarakat Indonesia juga sudah sangat peduli dengan label halal pada produk-produk yang dikonsumsi termasuk pada vaksin atau obat.
"Berdasarkan alasan tersebut, Bio Farma menghadirkan alternatif produk Enoxaparin Sodium yang berbahan dasar ovine” ungkap Sri.
Sri Harsi Teteki juga menambahkan terkait proses yang harus dilalui agar sebuah produk dapat dinyatakan halal.
Bio Farma, selalu mengembangkan produknya dengan teknologi terkini dan diatur secara ketat oleh regulasi.
Artikel Terkait
Atasi Kemiskinan Ekstrem dan Cegah Stunting: Bio Farma Group Inisiasi Program Kesehatan dan Kesejahteraan Desa di Tamanjaya, Tasikmalaya
Bio Farma Group Sebar Wawasan Farmasi, Gelar Program Mengajar di SMKF Yasinda Indramayu dan SMKS Bandung Barat
Bio Farma Teken Nota Kesepahaman dengan National Pharmaceutical Company of Zimbabwe
Bio Farma Perkuat Kemandirian Kesehatan : Luncurkan Fasilitas Radiofarmaka “Terapi Kanker Modern”
Lowongan Magang BUMN: Dicari Manajemen Kinerja Korporasi & Anak Usaha untuk PT Bio Farma