Inisiatif PEPC Zona 12 dalam Pengelolaan Limbah Pertanian Berkelanjutan

Photo Author
Amalia R, Kabar BUMN
- Minggu, 29 September 2024 | 19:45 WIB
PT Pertamina EP Cepu (PEPC) Zona 12 berkomitmen mendukung petani dan peternak melalui Program Pengembangan Masyarakat (PPM). (Dok. Pertamina)
PT Pertamina EP Cepu (PEPC) Zona 12 berkomitmen mendukung petani dan peternak melalui Program Pengembangan Masyarakat (PPM). (Dok. Pertamina)

Suasana penuh semangat nampak terekam dalam momen ini. Ketua BSM-KH Imam Mukhlas yang menjadi motor kelompok ini mengungkapkan perasaan bahagianya dapat dukungan yang kuat dari PEPC.

Dia akan terus berupaya agar gerakannya bisa membawa nilai positif bagi masyarakat.

Baca Juga: Melalui Program CSR Kuas Jirak, Pertamina EP Tanjung Field Dukung Pemberdayaan Perempuan dan Ekonomi di Kabupaten Tabalong

“Alhamdulillah, rasa syukur yang tak terhingga kami panjatkan kepada Allah, terima kasih banyak atas bantuan dari PT Pertamina EP Cepu Zona 12 atas fasilitas tambahan pengolahan sampah domestik terintegrasi yang berikan kepada kami (BSM-KH)."

"Kami akan berusaha agar manfaatnya dirasakan oleh banyak pihak khususnya masyarakat di desa ini,” ungkapnya.

Pelatihan ini bagian dari program BSM-KH yang telah memasuki tahun keempat sejak digulirkan pada 2020 lalu.

Baca Juga: Bank Mandiri Relaunching Mandiri MyPertamina Card dengan Lebih Banyak Keuntungan

Pada pelatihan kali ini, setidaknya ada 20 petani peternak kambing yang disasar pada pelatihan pemanfaatan sampah pertanian untuk pakan ternak.

Limbah pertanian dari daun tebu, jagung, kacang tanah dan lainnya diajarkan untuk diolah dan dijadikan pakan ternak.

Setelah dilatih peserta diharapkan dapat memanfaatkan limbah yang mudah dijumpai di sekitar rumah untuk diolah sebagai bahan bakunya.

Baca Juga: Race Day Telah Tiba! Pertamina Enduro VR46 Racing Team Sampaikan Target dan Apresiasi Pertamina

PT Pertamina EP Cepu (PEPC) Zona 12 berkomitmen mendukung petani dan peternak melalui Program Pengembangan Masyarakat (PPM). (Dok. Pertamina)

Dengan demikian warga yang memiliki hewan ternak dapat memberikan pakan ternak yang berkualitas dengan mudah dan pada saat musim kemarau tidak kesulitan menyediakan pakan ternaknya karena memiliki stok dari olahan tadi.

Dengan pelatihan ini mereka dapat mengolah sampah menjadi berkah.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Amalia R

Tags

Artikel Terkait

Terkini