Upaya Atasi Krisis Iklim, DAHANA Gelar Aksi Tanam Mangrove dan Kelapa di Pantai Utara Subang

Photo Author
Dwi NM, Kabar BUMN
- Kamis, 3 Oktober 2024 | 19:00 WIB
Aksi penanaman pohon mangrove dan kelapa yang digelar DAHANA di Legonkulon, Subang, Jawa Barat pada Kamis (3/10/2024). (Dok. DAHANA)
Aksi penanaman pohon mangrove dan kelapa yang digelar DAHANA di Legonkulon, Subang, Jawa Barat pada Kamis (3/10/2024). (Dok. DAHANA)

Kabar BUMN - PT DAHANA, melalui unit Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), melakukan aksi Penanaman Pohon Mangrove dan Kelapa.

Aksi ini digelar sebagai upaya mengatasi krisis iklim, sekaligus melaksanakan Tujuan Program Pembangunan/Sustainable Development Goals (SDGs) pilar Ekonomi Sirkular.

Kegiatan ini dilaksanakan di Legonkulon, Subang, Jawa Barat pada Kamis (3/10/2024).

Baca Juga: Diikuti Seluruh Insan DAHANA, Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Subang Berlangsung Khidmat

Menurut Pjs. Sekretaris Perusahaan PT DAHANA Erwin Cipta Mulyana, PT DAHANA memiliki komitmen untuk tumbuh, maju, dan berkembang bersama masyarakat.

Kegiatan penanaman pohon mangrove dan kelapa ini diharapkan dapat membantu mengatasi krisis iklim, kerusakan lingkungan, serta meningkatkan perekonomian masyarakat pesisir di Pantai Utara Subang.

“Pohon mangrove dan kelapa tidak hanya baik untuk lingkungan, namun dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat pesisir.

Baca Juga: DAHANA Salurkan Bantuan Gempa ke Posko BPBD Kabupaten Bandung

"Dengan pohon mangrove, ekosistem pantai akan pulih dan menjadi tempat bersarangnya ikan, udang, hingga kerang yang bisa menambah pendapatan nelayan lokal,” ungkap Erwin.

Sebagaimana program Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Gerakan Tanam dan Pelihara Pohon di Lahan Kritis se Kabupaten/Kota di Jawa Barat.

Tanaman mangrove dapat mencegah abrasi sekaligus menjadi benteng alam bagi masyarakat pesisir.

Baca Juga: Peringati Hari Kopi Internasional, DAHANA Gelar Pelatihan Barista

Kemampuan mangrove dalam menyerap karbon turut bersumbangsih untuk mengatasi masalah polusi.

Selain itu, keberadaan hutan mangrove turut menyimpan potensi ekowisata yang dapat menyerap tenaga kerja serta menjadi tempat perputaran roda ekonomi masyarakat.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dwi NM

Tags

Artikel Terkait

Terkini