Muhammad Toha Fauzi menambahkan, Brantas Abipraya akan memastikan proyek ini selesai tepat waktu dengan tetap menjaga kualitas dan keamanan kerja.
Baca Juga: Brantas Abipraya Selesaikan Pembangunan Gedung DPRD Sulbar: Kuat, Ramah Lingkungan, dan Inovatif
“Kami terus mengedepankan penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) serta memastikan estetika dan kerapian di lingkungan proyek,” katanya.
Sebagai bentuk komitmen terhadap lingkungan, penghijauan di seluruh ruas tol juga menjadi fokus utama.
Penghijauan ini dilakukan dengan metode taplok, yang melibatkan penanaman tanaman jenis bunga Fidelia, untuk mencegah erosi lahan serta menjaga keindahan visual jalan tol di kawasan IKN.
Baca Juga: Brantas Abipraya Dukung UMKM Lokal melalui Program Pembinaan di Desa Cimekar, Bandung
Dengan tercapainya target pada Juni 2025, pembangunan Jalan Tol Seksi 6B oleh PT Brantas Abipraya akan memperkuat konektivitas IKN, sekaligus mendukung pengembangan Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP).
“Jalan tol ini diharapkan mampu memangkas waktu tempuh dari Balikpapan ke IKN dari dua jam menjadi hanya 30 menit, sehingga mempercepat arus mobilitas dan mendukung pertumbuhan ekonomi, meningkatkan aksesibilitas ke berbagai wilayah penting di IKN, dan mendukung efisiensi pembangunan infrastruktur lainnya,” tutup Muhammad Toha Fauzi, Direktur Operasi I Brantas Abipraya.***
Artikel Terkait
Brantas Abipraya Dukung UMKM Lokal melalui Program Pembinaan di Desa Cimekar, Bandung
Brantas Abipraya Selesaikan Pembangunan Gedung DPRD Sulbar: Kuat, Ramah Lingkungan, dan Inovatif
PT Brantas Abipraya Buka Lowongan Magang Bersertifikat Resmi Kementerian BUMN, Simak Posisi dan Kualifikasi yang Dibutuhkan
Brantas Abipraya Gerak Cepat Dukung Konektivitas di IKN, Targetkan Bandara VVIP Tuntas Akhir Tahun
Pembangunan Hunian ASN 4 di IKN Antarkan Brantas Abipraya Pecahkan Dua Rekor MURI, Menyala!