Kabar BUMN – Pertamina EP Donggi Matindok Field (PEP DMF), bagian dari Zona 13, Regional Indonesia Timur, Subholding Upstream Pertamina, kembali meraih penghargaan bergengsi di ASEAN Energy Awards 2024 yang diselenggarakan oleh ASEAN Centre for Energy (ACE).
Penghargaan tersebut didapatkan melalui keberhasilan komitmen inovasinya dalam mengurangi gas buang untuk menekan emisi.
Penghargaan tersebut juga turut diikuti oleh perusahaan lain dari berbagai industri di Asia Tenggara.
Penyerahan penghargaan bergengsi dilakukan secara langsung pada Jumat (27/9/2024) di Vientiane, Laos.
Adapun PEP DMF menerima penghargaan kategori Energy Management in Buildings and Industry – Special Submission of the ASEAN Energy Efficiency and Conservation Best Practices Awards 2024.
Penghargaan ini diberikan atas inovasi “Energy Efficiency Improvement by Implementation LOTION (Load Priority Selection) in PT Pertamina EP” yang telah berhasil meningkatkan efisiensi energi di perusahaan.
Baca Juga: Permohonan PKPU PT Putra Patra Utama Dinyatakan Tidak Sah, Pengadilan Negeri Jakarta Pusat Menolak
“Penghargaan ini merupakan penghargaan atas komitmen perusahaan dalam mewujudkan kinerja keberlanjutan melalui program Environmental, Social dan Governance (ESG), diantaranya melalui penerapan teknologi ramah lingkungan dan meningkatkan efisiensi energi.
"Ini adalah hasil kerja keras tim dan komitmen perusahaan untuk menjadi pemimpin dalam energi berkelanjutan di kawasan ASEAN,” kata General Manager Zona 13 Andry.
Program ini mengangkat keandalan dan ketersediaan energi dari Gas Turbin Generator dalam produksi migas di Central Processing Plant dengan seleksi beban energi berbasis prioritas sehingga turut meningkatkan keandalan produksi karena dapat mempertahankan produksi meski hanya dengan 1 GTG yang beroperasi.
Baca Juga: 4 Kampung Unik di Solo dengan Latar Belakang dan Kisahnya Masing-masing
Sistem yang diterapkan ini merupakan kajian dan implementasi perbaikan lanjutan dari program Load Shedding yang mana terdapat pengurangan penggunaan jumlah GTG yang beroperasi.
Inovasi yang pernah mendapatkan Subroto Award di Kategori Inovasi Khusus dan International Convention on Quality Control Circles (ICQCC) 2023 Predikat Gold ini mengurangi penggunaan energi sebesar 14.235 GJ.
Artikel Terkait
Sabet 6 Penghargaan ENSIA 2024, PEP Sukowati dan PHE WMO Genjot Inovasi Lingkungan dan Sosial
Dorong Produksi Migas, Morowali Jadi Fokus Pengeboran Baru PEP Donggi Matindok Field
PEP Papua Field Adakan Pelatihan Forklift untuk Pemberdayaan SDM Lokal Papua
PEP Sukowati Field Tingkatkan Ketahanan Pangan di Bojonegoro dengan Program Pertanian Terpadu
Perkuat Sektor Wisata Doudo, PEP Poleng Field Dukung Transformasi Desa Tertinggal Menjadi Desa Mandiri