Regional Indonesia Timur Raih 5 Penghargaan Keselamatan Kerja dari Ditjen Migas Kementerian ESDM

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Rabu, 9 Oktober 2024 | 19:30 WIB
Regional Indonesia Timur Subholding Upstream Pertamina meraih 5 penghargaan Keselamatan Kerja dari Ditjen Migas Kementerian ESDM. (DOK. Regional Indonesia Timur)
Regional Indonesia Timur Subholding Upstream Pertamina meraih 5 penghargaan Keselamatan Kerja dari Ditjen Migas Kementerian ESDM. (DOK. Regional Indonesia Timur)

Kabar BUMN - Regional Indonesia Timur Subholding Upstream Pertamina mendapatkan lima Penghargaan Keselamatan Minyak dan Gas Bumi (Migas) tahun 2024 yang diselenggarakan Direktorat Jenderal Migas (Ditjen Migas) Kementerian ESDM.

Penghargaan ini diberikan atas komitmen kuat Regional Indonesia Timur dalam mewujudkan kinerja keberlanjutan dalam aspek keselamatan kerja.

Tanda Penghargaan Keselamatan Minyak dan Gas Bumi tahun 2024 ini diberikan untuk dua kategori yaitu Kategori Tanpa Kehilangan Jam Kerja Sebagai Akibat Kecelakaan yaitu PATRA NIRBHAYA dan Kategori Pembinaan Keselamatan Migas yaitu PATRA KARYA.

Baca Juga: 19 Tahun Mengabdi, PEPC Regional Indonesia Timur Perkuat Kolaborasi Untuk Wujudkan Kinerja Keberlanjutan Hulu Migas

Penghargaan tersebut diberikan kepada Zona 12 yakni Nirbhaya Karya Utama Adinugraha III dan Karya Raksa Tama yang diterima GM Zona 12 Mefredi.

Kemudian Zona 13 meraih Nirbhaya Karya Utama serta JOB Tomori meraih Nirbhaya Karya Utama dan Patra Prakarsa yang diterima GM Zona 13 Andry.

Direktur Regional Indonesia Timur Muhamad Arifin mengungkapkan, penghargaan ini merupakan bukti atas komitmen dan konsistensi Regional Indonesia Timur dalam memastikan aspek keselamatan kerja dan implementasi aspek ESG (Environmental, Social & Governance).

Baca Juga: Regional Indonesia Timur Ekspor Perdana Kondensat ke Pasar Internasional Sebesar 1,1 Juta Barel

“Utamanya terkait dengan aspek sosial dimana kesehatan dan keselamatan kerja menjadi salah satu indikator utama,” ujarnya.

Arifin menegaskan komitmen mewujudkan zero accident dan menjadikan keselamatan kerja menjadi nilai utama dalam operasi migas yang tinggi risiko.

Berbagai upaya yang dilakukan adalah menegakkan penerapan Sistem Manajemen Keselamatan melalui Corporate Saving Rules (CLSR), Contractor Safety Management System (CSMS).

Baca Juga: Regional Indonesia Timur Raih 4 Penghargaan PDB Awards 2024 atas Komitmen Pemberdayaan Masyarakat Rentan

Kemudian Process Safety & Asset Integrity Management System (PSAIMS), Sistem Izin Kerja Aman (SIKA) dan housekeeping di lingkungan kerja.

“Pencapaian ini merupakan bukti bahwa seluruh perwira menempatkan keselamatan sebagai yang nilai utama,” tutur Arifin.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Lucy SL

Tags

Artikel Terkait

Terkini