Mandiri Looping for Life! Aksi Nyata Bank Mandiri Menjaga Lingkungan dan Ekonomi Berkelanjutan Lewat Daur Ulang

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Jumat, 11 Oktober 2024 | 20:40 WIB
Bagian dari kampanye Mandiri Looping for Life, yaitu Giant Box untuk donasi baju yang sudah tidak terpakai lagi untuk didaur ulang. (DOK. Bank Mandiri)
Bagian dari kampanye Mandiri Looping for Life, yaitu Giant Box untuk donasi baju yang sudah tidak terpakai lagi untuk didaur ulang. (DOK. Bank Mandiri)

Dengan berbagai inisiatif yang telah dilakukan, Bank Mandiri telah berhasil mengurangi jejak karbon, menghemat penggunaan energi, serta mendukung pengembangan masyarakat sekitar.

Baca Juga: Mandiri Financial Center Hadir di PIK 2, Wujud Komitmen Inovasi Bank Mandiri

“Kami berharap masyarakat dapat ikut menjadi bagian dalam gerakan #LoopingForLife, bersama-sama kita bisa mengubah limbah menjadi manfaat nyata dan berdampak baik terhadap lingkungan,” ungkapnya.

Kepedulian terkait masalah limbah, juga turut dilakukan Bank Mandiri melalui berbagai program TJSL yang difokuskan untuk pengelolaan sampah dalam menjaga kelestarian lingkungan.

Salah satunya melalui program Mandiri Pilah Sampah, Bank Mandiri telah memberdayakan 10 Bank Sampah di Jakarta selama satu tahun dan berhasil menggaet lebih dari 1.044 nasabah.

Baca Juga: Bank Mandiri Rayakan HUT ke-26 Bersama 2.600 Anak Yatim Piatu

Dari jumlah tersebut, setidaknya Bank Sampah kelolaan Bank Mandiri berhasil mengelola sampah non organik mencapai lebih dari 87,5 ton, sampah organik 7,2 ton, serta minyak jelantah seberat 926 kilogram (kg).

Tak berhenti di situ, Bank Mandiri juga Mandirian untuk mengambil inisiatif bersih-bersih di beberapa kegiatan lewat program bertajuk Aksi Bersih Mandiri.

Melalui Aksi Bersih Mandiri, Mandirian bersama dengan masyarakat relawan peduli sampah ini konsisten melakukan bersih-bersih sampah di Stadion Utama Gelora Bung Karno, kala Timnas Sepakbola Indonesia berlaga.

Baca Juga: Bank Mandiri Raih Penghargaan Digital Experience of the Year di Usia ke-26

Alexandra menjelaskan, gerakan ini menjadi salah satu wujud TJSL perseroan dan Mandirian dalam menjaga kebersihan kelestarian lingkungan untuk masa depan yang lebih berkelanjutan.

Terakhir, Bank Mandiri juga menginisiasi pemasangan reverse vending machine (RVM) atau mesin penukaran sampah botol plastik di beberapa titik kantor operasionalnya.

Langkah ini diharapkan dapat menjaga kawasan perkantoran Bank Mandiri bebas dari pencemaran sampah plastik.

Hasilnya, Hingga Juni 2024, mesin RVM Bank Mandiri telah mencatat 4.679 transaksi dengan total 30,3 ribu botol plastik yang terkumpul, mencapai berat 566,7 kg.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lucy SL

Tags

Artikel Terkait

Terkini