Selain itu, PLN juga meresmikan Gross Mart Pondok Ranggon, yang berfungsi sebagai penampung produk Usaha Mikro Kecil (UMK) dari komunitas tersebut.
Baca Juga: Yuk, Magang Kearsipan di PT TASPEN (Persero), Daftar Lowongan BUMN Sekarang!
Diharapkan, inisiatif ini dapat memudahkan pemasaran produk mereka secara lebih luas dan berkelanjutan.
Di wilayah lain, seperti Kalimantan Utara, PLN memberdayakan Kelompok Tani Wanita Ping Bawing di Desa Tanjung Palas Hilir.
Dengan menggandeng UMK Aromaku dan UMK Soaptherapy, PLN memberikan pelatihan pembuatan minyak serai dan sabun berbasis serai.
Baca Juga: Semakin Nyaman dan Aman, LRT Jabodebek Kini Dilengkapi Crowd Detection System
Inisiatif ini bertujuan untuk meningkatkan nilai tambah komoditas serai yang diproduksi oleh kelompok tani tersebut.
Ketua Kelompok Tani Wanita Ping Bawing, Uria, mengapresiasi program pelatihan yang diberikan oleh PLN.
Menurutnya, pelatihan ini sangat membantu dalam meningkatkan keterampilan mereka dalam membuat produk bernilai jual tinggi.
"Kami sangat bersyukur dengan adanya pelatihan dari PLN. Ini membantu kami memanfaatkan serai yang tadinya hanya dijual mentah menjadi produk yang lebih bernilai," ujar Uria.
PLN menegaskan bahwa program Women Support Women akan terus dijalankan dengan pengawasan berkala untuk memastikan manfaat yang lebih besar bagi kelompok perempuan rentan.***
Artikel Terkait
PLN EPI Sabet Juara Pertama dalam Annual Report Award 2023 Berkat Penerapan GCG yang Konsisten
PLN Icon Plus Sabet Penghargaan Tertinggi dalam Laporan Tahunan di ARA 2023
PLN Siap Layani Kebutuhan Energi Bersih, Dukung Investasi Berkelanjutan di Tanah Air
Gaspol! PLN dan Kementerian ESDM Sukses Gelar Balap Motor Listrik Konversi Putaran Ke-2 di Bogor
PLN Jadi Sorotan di Local Media Summit 2024, Raih Penghargaan Atas Dedikasi Perkembangan Media di Daerah