Jokowi Resmikan Dua Jalan Tol Garapan Hutama Karya, Mengakhiri Masa Jabatan dengan Pembangunan Infrastruktur

Photo Author
Novia, Kabar BUMN
- Rabu, 16 Oktober 2024 | 16:30 WIB
Presiden Joko Widodo meresmikan 2 ruas Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) yang digarap oleh PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) pada Rabu (16/10) di Gerbang Tol Kisaran, Kabupaten Asahan. (DOK.Hutama Karya)
Presiden Joko Widodo meresmikan 2 ruas Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) yang digarap oleh PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) pada Rabu (16/10) di Gerbang Tol Kisaran, Kabupaten Asahan. (DOK.Hutama Karya)

Baca Juga: Tinjau Progress LRT Jakarta Fase 1B, Pj Gubernur DKI Jakarta: Progress yang dicapai lebih cepat dari target awal

Jalan Tol Lima Puluh – Kisaran memiliki nilai investasi mencapai Rp4,2 triliun, dibangun dengan spesifikasi teknis yang modern.

Jalan tol ini terdiri dari dua jalur dengan lebar lajur 3,6 meter x 2 per jalur dan kecepatan rencana maksimum 100 kilometer per jam.

Selain itu, tol ini dilengkapi dengan satu Gerbang Tol (GT), dan satu Interchange (Simpang Susun) yang berfungsi untuk menghubungkan jalan tol ke ruas lainnya.

Baca Juga: Dipercaya Kreditur, PT Perikanan Indonesia Komitmen Jalankan Proposal Perdamaian Pasca PKPU

Tol ini juga dilengkapi dengan 9 Underpass dan 11 Overpass, yang memungkinkan akses transportasi lokal tanpa hambatan dari dan ke kawasan industri maupun pemukiman.

Kehadiran Jalan Tol Lima Puluh – Kisaran diharapkan dapat memperlancar konektivitas Sumatera Utara, khususnya antara Kisaran, Medan, dan Pematang Siantar, dengan waktu tempuh yang lebih efisien dan kemudahan mobilitas bagi masyarakat.

Selain mendukung pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei sebagai pusat pertumbuhan industri, tol ini juga berpotensi meningkatkan sektor pariwisata di wilayah Danau Toba dan Pematang Siantar dengan akses yang lebih cepat bagi wisatawan, baik domestik maupun mancanegara.

Baca Juga: Mitra BUMN Champion 2024, BNI dan Lima Mitranya Meraih Penghargaan dari Kementerian BUMN

Sementara itu, Jalan Tol Bayung Lencir – Tempino yaitu bagian dari Ruas Tol Betung (Simpang Sekayu) – Tempino – Jambi yang merupakan jalan tol pertama di Provinsi Jambi turut meningkatkan konektivitas dan aksesbilitas antara Provinsi Jambi dengan Provinsi Sumatera Selatan.

Mulai dibangun pada Mei 2023, jalan tol ini menggunakan skema dukungan konstruksi oleh Pemerintah dengan total nilai konstruksi sebesar Rp5,6 triliun dengan output terbangunnya jalan utama (mainroad) sepanjang 34 km yang dibagi menjadi 3 seksi.

Jalan tol ini ditunjang oleh berbagai fasilitas seperti 10 Overpass, 4 Underpass, dan masing-masing 2 (dua) Simpang Sebidang, Gerbang Tol, Interchange.

Baca Juga: Kopi Cantel Braga: Tempat Nongkrong Baru di Tengah Kota Bandung

Hutama Karya (60%) mengambil peran untuk membangun Seksi 3 Bayung Lencir – Tempino sepanjang 15,47 km dengan melakukan Kerja Sama Operasi (KSO) bersama PT Wijaya Karya (Persero) Tbk dan PT Brantas Abipraya (Persero) atau “Hutama-WIKA-BAP KSO” dengan nilai kontrak Rp2,7 triliun.

Peran Jalan Tol Bayung Lencir – Tempino juga diharapkan dapat memperlancar konektivitas antara provinsi Sumatra Selatan dan Jambi yang kemudian dapat menghemat waktu perjalanan, serta meningkatkan pertumbuhan ekonomi wilayah.

“Ke depan, kami akan terus melanjutkan pembangunan ruas-ruas tol lainnya di Sumatera. Hutama Karya siap menjadi garda terdepan dalam mewujudkan visi besar Jalan Tol Trans Sumatera,” tutup Budi.***

Add as a preferred source on Google
Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Novia

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler