Roadmap Bisnis Biofuels dan Dekarbonisasi Diungkap Pertamina di Forum Southeast Asia-Latin American Dialogue

Photo Author
Amalia R, Kabar BUMN
- Kamis, 17 Oktober 2024 | 07:30 WIB
 Pertamina paparkan roadmap bisnis biofuels dan dekarbonisasi di SALA Dialogues, dukung target Net Zero Emission 2060 dan kolaborasi global. (Dok. Pertamina)
Pertamina paparkan roadmap bisnis biofuels dan dekarbonisasi di SALA Dialogues, dukung target Net Zero Emission 2060 dan kolaborasi global. (Dok. Pertamina)

Kabar BUMN – PT Pertamina (Persero) baru saja mengungkapkan peta jalan alias roadmap bisnis mereka di bidang biofuels dan dekarbonisasi dalam sebuah acara bergengsi di Singapura.

Presentasi ini disampaikan oleh Direktur Utama Pertamina, Nicke Widyawati, pada Southeast Asia-Latin American Dialogues (SALA Dialogues) yang digelar di INSEAD Hoffmann Institute, Singapura, pada Rabu (16/10).

Dalam sesi bertajuk "Fuelling the Future: Biofuels and the Decarbonization Journey," Nicke menjelaskan bahwa Indonesia dihadapkan dengan empat tantangan utama.

Baca Juga: Raih Mobil Listrik Wuling dari Bank Mandiri, Caranya Cukup Ikut Program Mandiri Undian Jempolan 2024

Tantangan tersebut meliputi posisi sebagai net importir minyak, target net zero emission pada tahun 2060, ambisi menjadi negara berpenghasilan tinggi, serta kebutuhan menciptakan lapangan kerja baru.

Nicke menekankan bahwa program biofuel dan dekarbonisasi bisa menjadi solusi yang tepat untuk menghadapi tantangan tersebut.

"Indonesia melalui Pertamina telah mengimplementasikan inisiatif biodiesel sejak 2010."

Baca Juga: Sudah Keluar! Daftar Pemenang Undi-Undi Hepi Telkomsel September 2024 Bisa Dicek di Link Ini, Ada Nomor HP Kamu?

"Saat ini, kita telah berhasil memproduksi dan menggunakan biodiesel B35 yang secara efektif menggantikan impor solar."

"Sejak April 2019, Pertamina tidak lagi mengimpor solar dan avtur. Selain itu, B35 juga mampu menurunkan emisi CO2 hingga 32,7 juta ton pada tahun 2023," ungkap Nicke dalam sesi tersebut.

Salah satu keunggulan biodiesel, lanjut Nicke, adalah proses pencampuran (blending) yang lebih mudah dibandingkan biofuel lainnya.

Baca Juga: Komitmen Memperkuat Kinerja Operasi di Aljazair, PIEP Berpartisipasi di INAPEC 2024

Jika biofuel harus diproduksi di kilang dengan skala besar, biodiesel dapat dicampur dengan bahan bakar fosil di terminal akhir.

"Keistimewaan biodiesel adalah kemudahan dalam proses blending yang bisa dilakukan di fuel terminal. Pertamina memiliki lebih dari 1000 terminal bahan bakar di seluruh Indonesia."

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Amalia R

Tags

Artikel Terkait

Terkini