Kabar BUMN – Program edukasi kereta api, atau Edutrain, yang diselenggarakan di KAI Bandara Medan, berhasil menarik perhatian masyarakat luas.
Hingga September 2024, tercatat 45 ribu peserta telah mengikuti program tersebut.
Puncaknya terjadi pada Februari 2024, ketika 18.542 peserta terlibat dalam kegiatan ini.
Data ini menunjukkan ketertarikan tinggi terhadap moda transportasi kereta api bandara dan keselamatan transportasi.
Edutrain yang diinisiasi oleh PT Railink ini memberikan edukasi komprehensif seputar operasional kereta api, keselamatan transportasi, dan peran kereta api bandara dalam mengurangi kemacetan serta emisi karbon.
Program ini dirancang khusus untuk pelajar sekolah dasar di wilayah Medan, dengan fokus memberikan wawasan tentang pentingnya kereta api sebagai transportasi publik yang ramah lingkungan.
Baca Juga: Efisiensi Pemboran di Lapangan Bangko, PHR Hemat Miliaran Rupiah
Sosiawan Surbakti, Corporate Communication KAI Bandara, menyambut baik respons positif masyarakat.
“Pencapaian ini menunjukkan bahwa masyarakat semakin sadar akan pentingnya peran kereta api, tidak hanya sebagai sarana transportasi."
"Tetapi juga sebagai bagian dari edukasi publik dalam mewujudkan transportasi yang lebih aman, nyaman, dan ramah lingkungan,” ujarnya.
Baca Juga: Harga Tiket Masuk Terbaru Krakatau Park Lampung, Destinasi dengan Lebih dari 25 Wahana Seru
Program Edutrain yang dimulai pada awal 2023 ini menyasar berbagai segmen masyarakat dengan metode edukasi yang variatif.
Artikel Terkait
KAI Tingkatkan Kenyamanan Penumpang KRL, Hadirkan Stasiun Baru di Jalur Green Line
Face Recognition Bisa Dipakai di Stasiun Tugu dan Lempuyangan, Ini Cara Daftar Pakai Access by KAI!
Kabar Gembira bagi Pelanggan KAI: Kereta Api Progo Segera Pakai Rangkaian Stainless Steel New Generation
Sistem Refund Terbaru di KAI Bandara: Semakin Mudah dan Lebih Cepat
Hari Ini, KAI Resmi Luncurkan Kereta Ekonomi New Generation pada KA Progo Relasi Pasar Senen-Lempuyangan