Peserta dapat menikmati tur stasiun dan kereta, diskusi interaktif, serta sosialisasi terkait keselamatan.
Kegiatan ini telah menjadi bagian dari agenda rutin sekolah-sekolah di sekitar Medan, yang menganggapnya sebagai sarana pembelajaran efektif di luar kelas.
Ke depan, PT Railink berencana untuk memperluas jangkauan program ini, baik dari sisi peserta maupun metode edukasi yang diterapkan.
Diharapkan semakin banyak masyarakat yang dapat terlibat dan memahami pentingnya kereta api dalam pembangunan transportasi berkelanjutan.
Selain edukasi, Edutrain juga mengingatkan masyarakat untuk selalu menjaga moda transportasi kereta api, terutama dengan tidak bermain-main di jalur kereta api dan berhati-hati di perlintasan.
Baca Juga: Konsistensi Program Mitra Tani, BULOG Serap Panen di Banyuwangi
Dengan antusiasme yang terus meningkat, program Edutrain KAI Bandara Medan diharapkan menjadi role model edukasi transportasi publik di Indonesia.
Program ini juga berkontribusi dalam meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya keselamatan dan kenyamanan dalam penggunaan transportasi kereta api di tanah air.***
Artikel Terkait
KAI Tingkatkan Kenyamanan Penumpang KRL, Hadirkan Stasiun Baru di Jalur Green Line
Face Recognition Bisa Dipakai di Stasiun Tugu dan Lempuyangan, Ini Cara Daftar Pakai Access by KAI!
Kabar Gembira bagi Pelanggan KAI: Kereta Api Progo Segera Pakai Rangkaian Stainless Steel New Generation
Sistem Refund Terbaru di KAI Bandara: Semakin Mudah dan Lebih Cepat
Hari Ini, KAI Resmi Luncurkan Kereta Ekonomi New Generation pada KA Progo Relasi Pasar Senen-Lempuyangan