Peduli Gizi Anak, TASPEN Dukung Pencegahan Risiko Stunting pada Balita di Lingkungan Sekitar

Photo Author
Novia, Kabar BUMN
- Rabu, 23 Oktober 2024 | 09:30 WIB
TASPEN menyalurkan bantuan makanan bergizi kepada 207 balita berisiko stunting, gizi buruk, dan kekurangan nutrisi di Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Kamis (12/09). (DOK.TASPEN)
TASPEN menyalurkan bantuan makanan bergizi kepada 207 balita berisiko stunting, gizi buruk, dan kekurangan nutrisi di Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Kamis (12/09). (DOK.TASPEN)

Sementara itu, angka prevalensi stunting di wilayah Kecamatan Cempaka Putih pada tahun 2023 mencapai 2,64%.

Baca Juga: Mobil Sehat PT Timah Warnai Festival Danau Pading III, Sebanyak 132 Warga Desa Perlang Rasakan Manfaat Layanan Kesehatan Gratis

Dengan kondisi tersebut, bantuan ini ditargetkan tidak hanya memenuhi kebutuhan gizi balita di Kecamatan Cempaka Putih, tetapi juga dapat berkontribusi dalam upaya penurunan angka stunting di Provinsi DKI Jakarta dalam jangka panjang.

Camat Cempaka Putih Igan Muhammad Faisal menjelaskan “Bantuan dari program TJSL TASPEN ini diharapkan dapat mengurangi angka balita stunting di wilayah Cempaka Putih, sehingga diharapkan anak-anak dapat tumbuh dewasa dengan kualitas Kesehatan yang baik untuk meraih Indonesia Emas 2045.”

TASPEN secara konsisten mengambil bagian dalam mendukung sektor kesehatan di Indonesia.

Baca Juga: Pilihan Tempat Makan di Grand Wisata Bekasi yang Wajib Kamu Coba!

Sebelumnya, dalam upaya menciptakan akses kesehatan yang inklusif, TJSL TASPEN telah berkolaborasi dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) untuk menyediakan cek kesehatan gratis bagi ratusan peserta di Kantor Cabang TASPEN di wilayah Pangkal Pinang, Yogyakarta, Makassar, dan Palu.

Melalui program TJSL, TASPEN terus berkomitmen untuk meningkatkan kontribusi dalam mendukung agenda pembangunan nasional, termasuk upaya peningkatan kualitas hidup masyarakat Indonesia.

Hal ini sejalan dengan arahan Menteri BUMN Erick Thohir yang menegaskan bahwa BUMN memikili peran yang penting dalam membangun ekosistem kesehatan Indonesia.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Novia

Tags

Artikel Terkait

Terkini