Sementara itu, angka prevalensi stunting di wilayah Kecamatan Cempaka Putih pada tahun 2023 mencapai 2,64%.
Dengan kondisi tersebut, bantuan ini ditargetkan tidak hanya memenuhi kebutuhan gizi balita di Kecamatan Cempaka Putih, tetapi juga dapat berkontribusi dalam upaya penurunan angka stunting di Provinsi DKI Jakarta dalam jangka panjang.
Camat Cempaka Putih Igan Muhammad Faisal menjelaskan “Bantuan dari program TJSL TASPEN ini diharapkan dapat mengurangi angka balita stunting di wilayah Cempaka Putih, sehingga diharapkan anak-anak dapat tumbuh dewasa dengan kualitas Kesehatan yang baik untuk meraih Indonesia Emas 2045.”
TASPEN secara konsisten mengambil bagian dalam mendukung sektor kesehatan di Indonesia.
Baca Juga: Pilihan Tempat Makan di Grand Wisata Bekasi yang Wajib Kamu Coba!
Sebelumnya, dalam upaya menciptakan akses kesehatan yang inklusif, TJSL TASPEN telah berkolaborasi dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) untuk menyediakan cek kesehatan gratis bagi ratusan peserta di Kantor Cabang TASPEN di wilayah Pangkal Pinang, Yogyakarta, Makassar, dan Palu.
Melalui program TJSL, TASPEN terus berkomitmen untuk meningkatkan kontribusi dalam mendukung agenda pembangunan nasional, termasuk upaya peningkatan kualitas hidup masyarakat Indonesia.
Hal ini sejalan dengan arahan Menteri BUMN Erick Thohir yang menegaskan bahwa BUMN memikili peran yang penting dalam membangun ekosistem kesehatan Indonesia.***
Artikel Terkait
Wapres Ma'ruf Amin Terima Manfaat Pensiun dan THT dari TASPEN
TASPEN Buka Lowongan Magang BUMN untuk Siswa SMA/SMK Sederajat, Simak Posisi dan Persyaratannya
TASPEN Catat Pertumbuhan Investasi 10,55% di Atas Industri
Kementerian PANRB Kembali Nobatkan TASPEN Sebagai "Penyelenggara Inovasi Terbaik"
TASPEN Berikan Bantuan Sembako dan Beasiswa untuk Masyarakat Sumatera Selatan