Sampah ini nantinya bisa diolah menjadi kompos untuk digunakan sebagai pupuk atau media tanam, tidak hanya di rest area, tetapi juga di berbagai tempat lain yang membutuhkan.
Baca Juga: 4 Restoran Belanda di Jakarta, Mengenang Makanan Oma-Opa Dulu di Masa Hindia Belanda
“Dengan adanya pengolahan sampah organik yang lebih efektif, kami berharap suasana rest area menjadi lebih nyaman dan asri untuk pengunjung, serta membawa manfaat bagi ekosistem sekitarnya,” tambah Lisye.
Dondi Dwi Susanto, Region Head II PT JMRB, turut mengapresiasi kepedulian Jasa Marga dalam membantu pengelolaan sampah organik di area peristirahatan ini.
“Kami sangat berterima kasih kepada Jasa Marga atas bantuan ini. Mesin komposter ini akan membantu kami menangani sampah organik di lingkungan rest area."
Baca Juga: Dukung Atlet Nasional, Pupuk Indonesia Kembali Gelar Kejurnas Angkat Besi Junior 2024
"Harapan kami, inisiatif ini bisa terus berjalan demi menciptakan rest area yang lebih ramah lingkungan dan nyaman bagi setiap pengunjung,” ungkap Dondi.
Jasa Marga menegaskan bahwa inisiatif TJSL ini sejalan dengan semangat core value AKHLAK perusahaan, yang bertujuan mendukung kelestarian lingkungan serta kesejahteraan masyarakat di sekitar tol.
Komitmen Jasa Marga untuk menjalankan program-program yang berdampak positif ini tidak hanya diperuntukkan bagi pengguna jalan tol, tetapi juga bagi ekosistem dan masyarakat sekitar koridor tol yang dikelola oleh Jasa Marga Group.***
Artikel Terkait
Jasa Marga Bersama Strategic Partner Tandatangani Sales Purchase Agreement untuk PT Jasamarga Transjawa Tol
Total Aset Jasa Marga Per Semester 1 2024 Capai Rp133 Triliun, Meningkat 28,3% Sejak 2020
Jasa Marga Berikan Bantuan Satu Unit Ambulans ke Rumah Yayasan di Tegal, Bentuk Implementasi Program TJSL
Jasa Marga Optimis Jalan Tol Yogyakarta-Bawen Tuntas Seusai Target, Progres Konstruksi Seksi 1 Yogyakarta-Simpang Susun Banyurejo Sudah 67,23%
Jasa Marga Raih Penghargaan di Annual Report Award 2023 untuk Kategori BUMN Non Keuangan