Djudjuwanto, General Manager Zona 4, memberikan apresiasi kepada timnya atas pencapaian ini dan menekankan pentingnya melanjutkan pengembangan lapangan.
Jika ada kendala operasional, ia meminta tim untuk segera berdiskusi mencari solusi terbaik.
Djudjuwanto menyatakan, “Keberhasilan yang spektakuler ini merupakan pencapaian fantastis di penghujung tahun 2024, dengan harapan hasil serupa di pengeboran lainnya.”
Ia juga menekankan pentingnya memprioritaskan aspek HSSE di setiap kegiatan operasional.
Baca Juga: Membangun Rest Area Ramah Lingkungan, Jasa Marga Sumbangkan Mesin Komposter di Tol Cipularang
Anggono Mahendrawan, Kepala Perwakilan SKK Migas Sumbagsel, turut mengapresiasi dedikasi tim yang menghasilkan pencapaian besar di akhir tahun 2024 ini.
"Penemuan ini layak diapresiasi, dan saya berterima kasih atas kolaborasi luar biasa dari seluruh tim di lapangan," ujar Anggono.
Anggono juga menambahkan bahwa penemuan di sumur GNK-102 dan GNK-103 menjadi dorongan semangat positif untuk tim hulu migas Pertamina dalam mencari cadangan migas baru.
Baca Juga: Inovasi Teknologi Preci-Rice Dongkrak Produktivitas Padi di Subang
"Sebagaimana arahan Kepala SKK Migas agar setiap tetes produksi tidak berkurang, kami berharap hasil dari dua sumur ini terus meningkat," lanjutnya."
"Ia juga mengingatkan pentingnya keselamatan dan kesehatan kerja di tengah sukacita pencapaian ini.***
Artikel Terkait
PEP Papua Field Adakan Pelatihan Forklift untuk Pemberdayaan SDM Lokal Papua
Tingkatkan Skill Lokal, PEP Papua Field Gelar Pelatihan Forklift untuk SDM Papua
PEP Sukowati Field Tingkatkan Ketahanan Pangan di Bojonegoro dengan Program Pertanian Terpadu
Perkuat Sektor Wisata Doudo, PEP Poleng Field Dukung Transformasi Desa Tertinggal Menjadi Desa Mandiri
Program Ekoriparian Sungai Hitam Lestari dari PEP Sangasanga Field Sukses Melestarikan Lingkungan dan Berdayakan Masyarakat Samboja