Tahun 2024, InJourney meraih credit rating AAA, setelah sebelumnya tanpa rating, serta berhasil mencetak laba sebesar Rp1,1 triliun pada 2023, berbalik dari kerugian sebesar Rp993 miliar pada tahun sebelumnya.
"Transformasi bisnis adalah perjalanan panjang bagi kami, dan hampir tiga tahun ini kami terus beradaptasi menghadapi berbagai tantangan."
Baca Juga: Lowongan Kerja BUMN di PT GDPS dengan Lokasi Kerja di Papua Nugini, Ini Posisinya!
"Dengan fondasi yang semakin kuat, kami berharap InJourney dapat terus berkembang dan mewujudkan visinya sebagai holding strategis di sektor aviasi dan pariwisata terdepan, memberikan pengalaman mengesankan bagi wisatawan dengan keramahtamahan Indonesia,” ujar Maya Watono.***
Artikel Terkait
Presiden Jokowi Berikan Apresiasi InJourney yang Libatkan 3.000 SDM Lokal Pada Pertamina Grand Prix of Indonesia 2024
Hari Batik Nasional 2024, InJourney Hospitality Gelar Fashion Show Berbatik di The Meru Sanur
InJourney Jadi Tuan Rumah BUMN Learning Festival di Bali, Dukung Pembelajaran Berkelanjutan untuk SDM BUMN
Tingkatkan Daya Saing UMKM di Pasar Lokal dan Global, Kolaborasi InJourney Group Hadirkan Program Sarinah Pandu Batch 2
InJourney Hospitality Berpartisipasi dalam 3In1 Webinar Universitas Brawijaya, Mendukung Sustainable Smart Tourism