Telkom Indonesia Berhasil Tingkatkan Pendapatan di Tengah Transformasi Digital

Photo Author
Amalia R, Kabar BUMN
- Kamis, 31 Oktober 2024 | 08:00 WIB
Ilustrasi - Telkom Indonesia mencatat pertumbuhan pendapatan di kuartal III 2024, didukung oleh inovasi digital dan bisnis data yang terus meningkat, memperkokoh posisinya di sektor telekomunikasi. (Dok. Telkom Indonesia)
Ilustrasi - Telkom Indonesia mencatat pertumbuhan pendapatan di kuartal III 2024, didukung oleh inovasi digital dan bisnis data yang terus meningkat, memperkokoh posisinya di sektor telekomunikasi. (Dok. Telkom Indonesia)

Implementasi Fixed-Mobile Convergence (FMC) memungkinkan Telkomsel menjaga profitabilitas, mempercepat penetrasi pasar, dan memperkuat layanan fixed broadband di tengah daya beli yang menurun.

Baca Juga: 5 Kuliner Khas Kyoto, Jepang, Serba Mewah dan Khas Bangsawan di Bekas Ibu Kota Tersebut

IndiHome sendiri mencatat total 9,4 juta pelanggan, memperkokoh posisi Telkom di sektor telekomunikasi dan digital.

Dalam upaya meningkatkan fokus pelanggan, Telkomsel menggunakan strategi Customer Value Management (CVM) untuk menyesuaikan produk dan harga sesuai dengan segmen pelanggan.

Inisiatif seperti Telkomsel Lite dan by.U membantu Telkomsel mempertahankan daya saing di segmen pasar youth dan mass. Pengguna layanan terintegrasi FMC kini meningkat menjadi 53% dari 47% pada pertengahan 2024.

Baca Juga: Ada Loker Customer Service Assistant di PT GDPS, Lulusan Minimal SMA Bisa Melamar

Di segmen Enterprise, Telkom mencatat pendapatan sebesar Rp15,2 triliun, naik 3,8% YoY, dengan kontribusi utama dari Digital Connectivity dan Digital IT Services.

Telkom terus memperkuat kapabilitas di bidang Cloud, Digital IT Services, dan Keamanan Siber, didukung oleh kemitraan dengan perusahaan teknologi global.

Pada segmen Wholesale and International, Telkom mencatat pendapatan Rp13,4 triliun, naik 8,8% YoY berkat infrastruktur digital dan bisnis suara wholesale internasional yang bertumbuh.

Baca Juga: Kolaborasi dengan KLHK, SPJM Selenggarakan FGD untuk Dukung Pelabuhan Berkelanjutan Berwawasan Lingkungan (Ecoport)

Inisiatif ini memperkuat posisi Telkom sebagai pemimpin dalam konektivitas digital di Indonesia.

Mitratel, bagian dari Telkom di bisnis menara telekomunikasi, mencatat pendapatan sebesar Rp6,8 triliun dengan pertumbuhan 8,7% YoY, didukung oleh bisnis sewa menara.

Hingga September 2024, Mitratel menambah 1.245 menara, mencapai total 39.259 menara. Sekitar 59% menara ini berada di luar Jawa, memperluas jangkauan layanan Telkom di seluruh Indonesia.

Baca Juga: Fakta dan Sejarah Di Balik Kemegahan dan Keindahan Kastel Osaka yang Menjadi Pemersatu Jepang

Dalam bisnis Data Center dan Cloud, Telkom mencatat pendapatan Rp1,5 triliun, tumbuh 9,8% YoY.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Amalia R

Tags

Artikel Terkait

Terkini