Sepekan Beroperasi, Tol Betung - Tempino - Jambi Dilintasi Lebih dari 60 Ribu Kendaraan

Photo Author
Novia, Kabar BUMN
- Kamis, 31 Oktober 2024 | 14:30 WIB
Tol Betung - Tempino - Jambi telah dilintasi lebih dari 60.000 kendaraan setelah beroperasi selama satu pekan. (DOK.Hutama Karya)
Tol Betung - Tempino - Jambi telah dilintasi lebih dari 60.000 kendaraan setelah beroperasi selama satu pekan. (DOK.Hutama Karya)

Kabar BUMN – Jalan Tol Betung - Tempino - Jambi (Betajam) Seksi 3 (Bayung Lencir - Tempino) merupakan jalan tol pertama di Provinsi Jambi, yang telah beroperasi selama sepekan sejak 17 Oktober 2024.

Dioperasikan oleh PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya), jalan tol ini mendukung upaya pengembangan infrastruktur dan konektivitas antara dua provinsi utama di Sumatra yakni Provinsi Jambi dan Sumatra Selatan.

Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Adjib Al Hakim mengatakan, jalan tol Betajam Seksi 3 didesain dengan infrastruktur yang memadai guna meningkatkan kenyamanan dan keamanan pengguna.

Baca Juga: Triwulan III/2024, di Tengah Kenaikan Beban Usaha, Pelindo Jasa Maritim Catatkan Pertumbuhan Pendapatan 33,38 Persen

Saat ini, terdapat dua gerbang tol yang telah beroperasi, yaitu Gerbang Tol (GT) Muaro Sebapo dan GT Bayung Lencir.

Kedua jalan tol tersebut turut dilengkapi berbagai fasilitas penunjang, termasuk 10 overpass, 4 (empat) underpass, serta masing-masing 2 (dua) interchange, guna menjamin kelancaran arus lalu lintas dan memudahkan akses ke berbagai titik di sepanjang ruas tol.

“Sebagai bentuk komitmen untuk menjaga keamanan di sepanjang jalan tol, Hutama Karya juga menyiagakan 12 armada operasional dan 215 personil siaga," kata Adjib.

Baca Juga: Transformasi Digital Waskita Karya: AI dan Inovasi Teknologi untuk Efisiensi Proyek

Ia melanjutkan, Hutama Karya juga menghadirkan sistem pemantauan yang terintegrasi dengan 66 CCTV berteknologi dua mata kamera dan 4 Variable Message Sign (VMS) memberikan informasi real-time kepada pengguna, memastikan keselamatan dan kenyamanan.

Lebih lanjut, Adjib menambahkan bahwa dalam menjaga kualitas jalan tol dan mengantisipasi kecelakaan yang disebabkan oleh kendaraan bermuatan berlebih atau Over Dimensi Overload (ODOL), Hutama Karya mendukung aparat penegak hukum dengan menerapkan tindakan tegas dengan memutarbalikkan kendaraan ODOL dan tidak mengizinkannya masuk ke ruas tol.

“Langkah ini diambil untuk melindungi infrastruktur jalan agar tetap berfungsi optimal serta menjamin keselamatan seluruh pengguna jalan."

Baca Juga: Pengen Nonton Konser Maroon 5 Gratis? Tenang, Bank Mandiri Bagi-bagi 100 Tiket dengan Syarat Ini

"Dengan kebijakan ini, Hutama Karya berkomitmen menjaga kelayakan jalan tol dan menciptakan perjalanan yang aman dan nyaman bagi semua pengendara,” tambahnya.

Dari sisi efisiensi, tol ini memberikan perubahan signifikan bagi masyarakat, sebelum jalan tol ini beroperasi, perjalanan dari Bayung Lencir ke Tempino membutuhkan waktu sekitar 1,5 jam; kini, perjalanan tersebut hanya memakan waktu 15 menit.

Selama awal beroperasi (17/10) hingga (27/10), Hutama Karya mencatat sebanyak total lebih dari 60.000 kendaraan melintas atau dilalui rata-rata 6.000 kendaraan per hari, menunjukkan animo yang tinggi dari pengguna.

Baca Juga: Telkom Indonesia Berhasil Tingkatkan Pendapatan di Tengah Transformasi Digital

“Tol Betajam Seksi 3 ini cukup tinggi peminatnya dan alhamdulillah selama sepekan dioperasikan masih aman terkendali dengan zero fatality," imbuh Adjib.

Sebagai bagian dari masa sosialisasi, pengguna jalan tol saat ini masih dapat menikmati akses tol secara gratis.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Novia

Tags

Artikel Terkait

Terkini