ITPLN Ciptakan Terobosan: Alat Pendeteksi Hama Tanaman Jadi Juara 1 Kompetisi Invoasi antar Kampus se-Indonesia

Photo Author
Novia, Kabar BUMN
- Kamis, 31 Oktober 2024 | 16:30 WIB
Tampilan aplikasi CaiGuard inovasi mahasiswa Institut Teknologi PLN yang berhasil meraih Juara 1 dalam Plant Protection Competition 2024 yang diselenggarakan di Malang, (27/10). (DOK.PLN)
Tampilan aplikasi CaiGuard inovasi mahasiswa Institut Teknologi PLN yang berhasil meraih Juara 1 dalam Plant Protection Competition 2024 yang diselenggarakan di Malang, (27/10). (DOK.PLN)

"Ini adalah sebuah pencapaian yang luar biasa. Juara ini tidak main-main, karena kita mengungguli perguruan tinggi papan atas. Kita bisa memperoleh juara satu dan ini suatu kebanggaan untuk ITPLN," ucap Iwa.

Baca Juga: Transformasi Digital Waskita Karya: AI dan Inovasi Teknologi untuk Efisiensi Proyek

Dalam kompetisi ini, ITPLN yang diwakili oleh Tim CaiGuard sukses mengalahkan para finalis yang berasal dari berbagai perguruan tinggi ternama, seperti Universitas Gadjah Mada (UGM), Institut Teknologi Bandung (ITB) hingga Universitas Brawijaya.

Didampingi oleh Kepala Lembaga Pengabdian Pada Masyarakat (LPPM) ITPLN, Riki Ruli Affandi, mahasiswa yang tergabung dalam Tim CaiGuard yakni Fitto Martcellindo, Raden Ronggo Bintang Pratomo, dan Putu Niar Meiwasandi.

Dosen pembimbing Tim CaiGuard ITPLN, Pritasari Palupiningsih menyampaikan, anak asuhnya keluar sebagai juara setelah mempresentasikan karya ilmiah yang berjudul “Inovasi Aplikasi Android Berbasis Convolutional Neural Network untuk Deteksi Hama pada Daun Sawi Hijau guna Mewujudkan Digitalisasi Pertanian Indonesia Emas 2045".

Baca Juga: The Sanur Hadirkan KEK Kesehatan Pertama Indonesia di Belanda, Dorong Medical Tourism ke Bali

Dirinya menjelaskan, pihaknya fokus pada pengembangan aplikasi, di mana teknologi berbasis Artificial Intelligence (AI) ini mampu mendeteksi hama pada daun sawi hijau secara otomatis dan akurat.

Sehingga, pengaplikasiannya akan mampu mengevaluasi efektivitas teknologi dalam meningkatkan produktivitas pertanian.

”Bersama mahasiswa, kami telah mengembangkan penelitian ini sejak 2023 lalu dengan dukungan dana hibah dari Student Research yang diselenggarakan oleh ITPLN.

Baca Juga: 4 Lokasi untuk Menyaksikan Keindahan Panorama Matahari Terbenam di Gunungkidul, Yogyakarta

"Kami berharap hasil ini dapat membantu para petani di Indonesia, sesuai dengan visi kami yaitu penerapan teknologi berwawasan lingkungan,” ungkap Prita.

Plant Protection Competition merupakan serangkaian perlombaan tingkat nasional yang diselenggarakan tiap tahun dan diikuti mahasiswa aktif seluruh perguruan tinggi di Indonesia.

Pada kompetisi yang digelar oleh Himpunan Mahasiswa Perlindungan Tanaman (Himapta) Fakultas Pertanian, Universitas Brawijaya tersebut, selain mengirimkan Tim CaiGuard, ITPLN juga turut mengirimkan dua tim lain, yaitu Tim RiceUp IoT dan Tim GrowUp untuk berpartisipasi dalam ajang tersebut.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Novia

Tags

Artikel Terkait

Terkini