"Program ini sangat membantu masyarakat dalam peningkatan ekonomi dan apresiasi terhadap pemerintah pusat, BPH Migas dan Pertamina yang selalu memperhatikan daerah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar) menjadi bagian sasaran dalam penyaluran BBM, termasuk yang ada di Kalimantan Barat.
Baca Juga: Pertamina SMEXPO 2024 Dorong Pertumbuhan Ekonomi, Tercatat Transaksi Hingga Rp17,45 M
“Hal ini menjadi perhatian kami bagaimana menjaga investasi ini untuk tetap dimanfaatkan masyarakat secara umum dan harapannya program ini masih terus berlanjut di tahun mendatang,” ujar Tri.
Sementara Eman Salman Arief selaku Komite BPH Migas juga menyampaikan dalam sambutannya bahwa pada hari ini ada 40 SPBU BBM Satu harga yang diresmikan secara bersamaan di Kota Ternate, Kota Padang, Kabupaten Kubu Raya dan Kabupaten Banggai Kepulauan.
“Program BBM Satu Harga merupakan program prioritas nasional dan wujud keadilan bagi seluruh masyarakat Indonesia melalui percepatan BBM Satu Harga dimana tujuan utama program ini adalah untuk mewujudkan kemandirian ekonomi dan mendekatkan akses BBM dengan harga yang sama dengan di perkotaan.
Baca Juga: Mulai Kuartal IV-2024, Pertamina East Natuna Lakukan Survei Seismik 3D di Perairan Laut Natuna
“Hari ini untuk Kalimantan diresmikan 7 SPBU BBM Satu Harga, yang harapannya dapat memberikan kemudahan akses bagi masyarakat 3T (tertinggal, terdepan, terluar),” ujar Eman.
Sementara itu, Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga, Riva Siahaan yang melaksanakan peresmian BBM satu harga di Klaster Maluku & Papua mengatakan, sejak tahun 2017 hingga September 2024, Pertamina Patra Niaga telah mengoperasikan 542 lembaga penyalur BBM Satu Harga yang tersebar di Sumatera sebanyak 84 titik, Kalimantan 108 titik, Sulawesi 58 titik, Nusa Tenggara 98 titik, Maluku 78 titik dan Papua 111 titik, serta Jawa dan Bali sebanyak 5 titik.
Hingga akhir tahun 2024, ditargetkan sebanyak 573 titik lembaga penyalur BBM Satu Harga dioperasikan oleh Pertamina Patra Niaga.
Baca Juga: Tingkatkan Keselamatan Kerja, Pertamina Drilling Pasang CCTV Berteknologi AI di Wilayah Operasional
"Kami berkomitmen hingga akhir tahun 2024, target 71 titik BBM Satu Harga pada 2024 ini dapat terselesaikan tepat waktu," ucap Riva.
Riva menambahkan, Program BBM Satu Harga merupakan komitmen dan bukti nyata kehadiran Pertamina dalam memastikan ketersediaan energi yang terjangkau bagi masyarakat di wilayah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar).
“Peresmian 40 lembaga penyalur BBM Satu Harga ini merupakan wujud komitmen berkelanjutan Pertamina dalam memastikan accessibility, affordability dan acceptability energi bagi seluruh masyarakat Indonesia,” sebut Riva dalam peresmian lembaga penyalur BBM Satu Harga, di Fuel Terminal Ternate, Maluku Utara, pada Rabu (30/10).
Baca Juga: Inovasi Berkelanjutan, PT Pertamina Hulu Energi Sukses Gelar Forum CIP 2024
Melalui BBM Satu Harga, Pertamina Patra Niaga berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mendukung pertumbuhan ekonomi di seluruh pelosok Indonesia.
Artikel Terkait
Pertamina SMEXPO 2024 Dorong Pertumbuhan Ekonomi, Tercatat Transaksi Hingga Rp17,45 M
Mulai Kuartal IV-2024, Pertamina East Natuna Lakukan Survei Seismik 3D di Perairan Laut Natuna
Lanjut! Layani Energi hingga Pelosok Negeri, Pertamina Tambah Penyalur 40 BBM Satu Harga
Pertamina NRE Dorong Partisipasi Netral Karbon di Indonesia dengan Carbon Neutral Event
Desa Energi Berdikari Pertamina Terus Bertambah, Kini Capai 102 Desa