“Inisiatif ini dirancang untuk memperkuat peran perempuan melalui langkah-langkah konkret yang mencakup penguatan kelembagaan, pengembangan agribisnis, peningkatan kompetensi, dan digitalisasi usaha pertanian secara berkelanjutan,” pungkasnya.
Merespons program Kartini Tani, Ketua KWT Ciharashas, Umyati mengaku mendapatkan banyak manfaat dengan bergabung Kartini Tani.
Paling utama dapat meningkatkan taraf hidup keluarga.
Baca Juga: PLN Gandeng Pupuk Indonesia dan ACWA Power untuk Produksi Hidrogen dan Amonia Hijau
Karena dengan ilmu yang didapatkan, pendapatan yang diperoleh dari budidaya padi organik semakin optimal.
“Kami itu tadinya hanya Ibu-ibu rumah tangga. Sebelumnya wawasan kami seadanya, budidaya kami berasal dari turun-temurun orang tua.
“Setelah mengikuti pelatihan dari Kartini Tani banyak ilmu yang didapatkan, semakin optimal dalam pengendalian hama, bagaimana packaging yang baik," ujarnya.
Baca Juga: Lanjutkan Kerja Sama, Pupuk Indonesia, PLN dan ACWA Power Bangun Ekosistem Hidrogen Hijau
Uum, sapaan akrab Umyati, mengaku berkat dukungan dari Pupuk Indonesia dan PIKA Pupuk Indonesia, ia bersama anggota KWT Ciharashas termotivasi untuk memajukan pertanian di Bogor, tanpa meninggalkan perannya sebagai ibu rumah tangga.
“Anggota KWT ini selain menjadi ibu rumah tangga, mereka juga pejuang pangan Indonesia.
“Kami sangat semangat sekali dalam mengembangkan pertanian karena di-support oleh Pupuk Indonesia dan PIKA Pupuk Indonesia," tandasnya.***
Artikel Terkait
Kesempatan Kerja di BUMN, Pupuk Indonesia Buka Lowongan Magang di Jakarta, Simak Posisi dan Kualifikasinya
Didampingi Karyawan Berpengalaman, Pupuk Indonesia Niaga Siap Dukung Program MAGENTA
PT Pupuk Indonesia Terapkan Teknologi Preci-Rice untuk Tingkatkan Produktivitas Padi di Subang
Dukung Atlet Nasional, Pupuk Indonesia Kembali Gelar Kejurnas Angkat Besi Junior 2024
Minat Jadi Sekretaris Perusahaan BUMN? Segera Lamar Magang ke Pupuk Indonesia, Simak Cara Daftar dan Kualifikasi Lengkapnya