SIG Jaga Profitabilitas Tetap Positif, Tangkap Peluang Pertumbuhan dari Program 3 Juta Rumah

Photo Author
Dwi NM, Kabar BUMN
- Jumat, 1 November 2024 | 16:30 WIB
Program 3 juta rumah jadi peluang SIG untuk jaga profibilitas tetap positif. (Dok. SIG)
Program 3 juta rumah jadi peluang SIG untuk jaga profibilitas tetap positif. (Dok. SIG)

Kabar BUMN – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) melaporkan hasil kinerja keuangan konsolidasi (unaudited) untuk periode Januari hingga September 2024.

Berikut rincian laporannya:

Baca Juga: SIG Dorong Peningkatan Ekonomi Pedesaan, Bantu Pengembangan Usaha Mikro dan Infrastruktur Pertanian di Kabupaten Gresik dan Lamongan

  • Total volume penjualan mencapai 28 juta ton.
  • Pendapatan tercatat sebesar Rp26,29 triliun.
  • Beban pokok pendapatan tercatat senilai Rp20,27 triliun.
  • EBITDA sebesar Rp4,3 triliun.
  • Laba periode berjalan yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai Rp720 miliar.

Baca Juga: Latih Strategi Pemasaran Digital, SIG Bantu Tingkatkan Daya Saing Usaha Mikro dan Kecil di Kabupaten Gresik

Menurut Corporate Secretary SIG, Vita Mahreyni, kondisi industri semen domestik belum menunjukkan perbaikan yang signifikan pada periode sembilan bulan pertama tahun 2024.

Kondisi ini berdampak pada penurunan volume penjualan SIG, khususnya pada segmen semen kantong.

Namun demikian, SIG berhasil mengamankan penjualan di segmen curah sehingga mengalami kenaikan sebesar 3% yoy.

Baca Juga: Melalui Semen Hijau, SIG dan Kementerian PUPR Upayakan Percepatan Pembangunan Infrastruktur Berkelanjutan

“Di tengah kondisi industri semen domestik yang menantang, SIG mampu mempertahankan capaian kinerja profitabilitas yang positif.

"SIG berhasil membukukan pendapatan mencapai Rp26,29 triliun dengan EBITDA tercatat sebesar Rp4,3 triliun, dan laba periode berjalan yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar sebesar Rp720 miliar,” kata Vita Mahreyni.

SIG juga berhasil mencatatkan penurunan biaya keuangan bersih 13,5% lebih rendah yoy, sejalan dengan saldo utang berbunga yang lebih rendah sebesar Rp3,49 triliun dibandingkan dengan posisi 30 September 2023.

Baca Juga: Transisi Menuju Ekonomi Hijau, SIG dan BTN Berkolaborasi Bangun Rumah Terjangkau dan Ramah Lingkungan

Vita Mahreyni menambahkan, SIG optimis industri semen domestik memiliki prospek yang baik, menyusul komitmen pemerintah untuk melanjutkan proyek IKN (Ibu Kota Nusantara) dan proyek strategis lainnya.

Apalagi saat ini, pemerintah Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto bertekad untuk mempercepat penyediaan perumahan bagi masyarakat melalui program 3 juta rumah per tahun.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dwi NM

Tags

Artikel Terkait

Terkini