PGN Perkenalkan “SISTER DEWA” untuk Mendukung Replanting Petani Karet Pagar Dewa

Photo Author
Amalia R, Kabar BUMN
- Sabtu, 2 November 2024 | 06:30 WIB
PGN Stasiun Pagardewa memperkenalkan "SISTER DEWA" untuk mendukung petani karet Pagar Dewa dalam melakukan peremajaan kebun dan meningkatkan kesejahteraan. (Dok. PGN)
PGN Stasiun Pagardewa memperkenalkan "SISTER DEWA" untuk mendukung petani karet Pagar Dewa dalam melakukan peremajaan kebun dan meningkatkan kesejahteraan. (Dok. PGN)

Kabar BUMN - PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) melalui Stasiun Kompresor Gas Pagardewa meluncurkan inisiatif “Sister Dewa” atau Sistem Tanam Terpadu Pagar Dewa.

Program ini merupakan bagian dari Inovasi Sosial Pesona Tani Dewa, yang dirancang untuk mendukung petani karet dalam memperbaharui kebun karet mereka.

Program ini juga mendukung petani menghadapi tantangan-tantangan pertanian seperti ketersediaan bibit unggul, akses pupuk terjangkau, dan rendahnya pendapatan petani.

Baca Juga: Tempat-tempat Wisata Populer di Kabupaten Semarang yang Harus Dikunjungi

Dengan adanya Sister Dewa, petani karet dapat melakukan peremajaan kebun secara berkelanjutan tanpa takut menghadapi kendala finansial yang berat.

"Melalui Sister Dewa, petani karet di Desa Pagar Dewa dapat lebih percaya diri untuk melakukan peremajaan tanaman tanpa khawatir akan kesulitan ekonomi yang mengiringi proses tersebut," ujar Fajriyah Usman, Corporate Secretary PGN.

Desa Pagar Dewa memiliki banyak petani karet yang selama ini bergantung pada hasil karet untuk penghidupan.

Baca Juga: Simak Jadwal Pengumuman Pemenang Undi-Undi Hepi Telkomsel Bulan Oktober 2024, Siap-siap Cek Melalui Link Berikut

Namun, proses peremajaan karet membutuhkan waktu hingga tujuh tahun sebelum pohon kembali produktif.

Dalam masa ini, petani sering mengalami kesulitan ekonomi dan kadang terpaksa meminjam dana dari tengkulak dengan skema yang kurang menguntungkan.

PGN memperkenalkan pola peremajaan terpadu melalui Sister Dewa, didukung oleh Koperasi Padetra Artomulyo.

Baca Juga: 6 Jajanan khas Busan yang Bisa Ditemukan di Kaki Lima, Didominasi Makanan Hasil Laut

Dengan dukungan ini, petani bisa mengakses fasilitas pendukung seperti "Dewa Pupuk" untuk mempercepat pertumbuhan, "Dewa Kompos" untuk memperbaiki kualitas tanah, dan "Dewa Bibit" yang menyediakan bibit unggul berkualitas.

Selain bantuan pertanian, koperasi menawarkan sumber pendapatan alternatif lewat program "Akal Aren."

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Amalia R

Tags

Artikel Terkait

Terkini