Garuda Indonesia Mantap Menguatkan Pertumbuhan EBITDA Pasca Restrukturisasi

Photo Author
Amalia R, Kabar BUMN
- Sabtu, 2 November 2024 | 08:00 WIB
Garuda Indonesia mencatat peningkatan EBITDA hingga 11% pada Kuartal III 2024, sejalan dengan pertumbuhan pendapatan dan peningkatan layanan operasional pasca restrukturisasi. (DOK. Garuda Indonesia)
Garuda Indonesia mencatat peningkatan EBITDA hingga 11% pada Kuartal III 2024, sejalan dengan pertumbuhan pendapatan dan peningkatan layanan operasional pasca restrukturisasi. (DOK. Garuda Indonesia)

Namun, seiring meningkatnya aktivitas penerbangan, Garuda Indonesia menghadapi beban usaha yang naik 20%, disebabkan oleh berbagai biaya seperti pemeliharaan dan operasional penerbangan.

Baca Juga: Menjelajahi Sanur, Rekomendasi Tempat-tempat Wisata yang Wajib Dikunjungi Saat ke Bali

Irfan menyatakan bahwa tekanan ini diperkirakan akan membaik di akhir tahun 2024, seiring dengan langkah perusahaan dalam mempertahankan EBITDA yang kuat dan memperkuat ekuitas meskipun masih dalam kondisi negatif.

Memasuki kuartal terakhir 2024, Garuda mengupayakan berbagai inisiatif untuk menjaga pendapatan usaha, salah satunya adalah penambahan armada Boeing B737-800NG yang akan tiba pada November dan Desember.

Kehadiran pesawat baru ini diharapkan dapat mendukung operasional Garuda Indonesia, terutama pada musim liburan Natal dan Tahun Baru.

Baca Juga: Ada Lagi Loker BUMN dari PT SUCOFINDO, Tersedia 2 Posisi di Kantor Cabang Cilegon

“Dengan armada baru ini, diharapkan kinerja operasional Garuda Indonesia dapat lebih maksimal, termasuk sejumlah kerja sama strategis dengan maskapai global dan peningkatan layanan dari pre hingga post-flight,” tutup Irfan.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Amalia R

Tags

Artikel Terkait

Terkini