Sementara itu, Kepala Dinas ESDM Provinsi Jawa Barat Ai Saadiyah Dwidaningsih mengatakan, kolaborasi yang terjalin antara PLN dan Pemprov sudah berlangsung lama dan berjalan sangat baik.
Jabar merupakan Provinsi pertama yang menggunakan mobil listrik sebagai alat transportasi operasional dan jumlah SPKLU di Jabar selalu meningkat tiap tahunnya, kini sudah ada SPKLU di 183 titik.
Baca Juga: Krakatau Steel dan Pertagas Perkuat Infrastruktur Pipanisasi BBM untuk Ketahanan Energi Nasional
"Pemprov Jabar dan PLN khususnya PLN UID Jabar, sudah memiliki komitmen yang sama dan tentunya dari apa yang sudah dihasilkan saat ini di Jabar adalah merupakan bukti nyata komitmen dan kolaborasi yang sudah sangat luar biasa dalam menyiapkan pelayanan kepada msyarakat didalam hal transisi energi ini," ujarnya.
Ia berharap ekosistem kendaraan listrik di Jabar akan semakin besar karena tidak hanya akan bermanfaat bagi generasi saat ini namun juga masa depan.***
Artikel Terkait
SuperSUN PLN, Layanan Listrik Bersih 24 Jam yang Dukung Kemajuan Masyarakat Kepulauan di Sulawesi Selatan
Menuju Jakarta Hijau, PLN Dukung Charging Station Bus Listrik PT Bianglala dengan Pasok Listrik Sebesar 7,5 MVA
SUTET 275 kV Muara Enim – Gumawang Beroperasi Penuh, PLN Capai TKDN 90 Persen
Tingkatkan Pemahaman Masyarakat, PLN UID Jakarta Raya Sosialisasikan Keselamatan Ketenagalistrikan ke Masyarakat Rusun
PLN Siap Dukung Kolaborasi BUMN dan Badan Gizi untuk Akselerasi Swasembada Pangan RI