Kabar BUMN - Merespons dampak erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) segera mengambil langkah cepat untuk mengatasi gangguan transportasi.
ASDP akan mengoperasikan KMP Cucut di lintasan Sape - Labuan Bajo untuk membantu mobilitas masyarakat yang terhambat oleh penutupan bandara di wilayah terdampak.
Gunung Lewotobi Laki-Laki meletus pada Sabtu (9/11), menyebabkan abu vulkanik menyebar ke berbagai wilayah di sekitarnya dan memaksa penutupan sementara bandara.
Baca Juga: Ide Liburan Seru Bersama Keluarga di Momen Libur Nataru 2024/2025
Erupsi ini berdampak besar pada jalur transportasi udara, membuat perjalanan keluar-masuk Flores Timur menjadi sangat terbatas.
Melihat kondisi ini, ASDP Indonesia Ferry langsung tanggap dengan menyediakan layanan penyeberangan alternatif melalui KMP Cucut.
Shelvy Arifin, Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), menjelaskan bahwa penutupan bandara menjadi kendala besar bagi masyarakat yang perlu bepergian, terutama mereka yang terdampak oleh erupsi.
Dengan menyiapkan KMP Cucut, ASDP memastikan akses transportasi tetap terbuka bagi warga di kawasan tersebut, memberikan solusi alternatif untuk perjalanan ke wilayah lain.
"Tim ASDP Cabang Sape langsung berkoordinasi dengan regulator untuk menyiapkan KMP Cucut sebagai transportasi alternatif.
"Langkah cepat ini bertujuan untuk memudahkan pengguna jasa yang harus melanjutkan perjalanan dari Sape menuju Bima, yang berjarak sekitar 2 jam dari pelabuhan," ungkap Shelvy.
Perjalanan laut dari Labuan Bajo menuju Sape diperkirakan memakan waktu sekitar 6 jam, tergantung kondisi cuaca.
Dengan kapasitas hingga 250 penumpang, KMP Cucut diharapkan bisa melayani arus transportasi dengan optimal di tengah kondisi darurat.
Artikel Terkait
ASDP Resmi Terapkan Penyesuaian Tarif di 22 Lintasan Penyebrangan Mulai 1 November 2024, Segini Besarannya
Patuhi Kemenhub, ASDP Batal Naikkan Tarif Angkutan Penyeberangan Ekonomi di 27 Lintasan
Jelang Layanan Angkutan Natal dan Tahun Baru 2025, Kesiapan Fasilitas dan Pelayanan Penyeberangan ASDP Merak Ditinjau Komisi V DPR RI dan Wamenhub
Hati-Hati Cuaca Ekstrem! ASDP Imbau Pengguna Layanan Penyeberangan untuk Waspada Jelang Akhir Tahun
Jelang Nataru 2024/2025, ASDP Pastikan Kesiapan Fasilitas dan Layanan Prima di Lintasan Merak-Bakauheni