ASDP Siapkan KMP Cucut untuk Layani Warga Terdampak Erupsi Lewotobi di Rute Sape-Labuan Bajo

Photo Author
Novia, Kabar BUMN
- Senin, 11 November 2024 | 15:00 WIB
KMP Cucut segera mengoperasikan KMP Cucut di lintasan Sape - Labuan Bajo untuk membantu mobilitas warga terdampak erupsi Gunung Lewotobi. (DOK.ASDP Indonesia)
KMP Cucut segera mengoperasikan KMP Cucut di lintasan Sape - Labuan Bajo untuk membantu mobilitas warga terdampak erupsi Gunung Lewotobi. (DOK.ASDP Indonesia)

Kabar BUMN - Merespons dampak erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) segera mengambil langkah cepat untuk mengatasi gangguan transportasi.

ASDP akan mengoperasikan KMP Cucut di lintasan Sape - Labuan Bajo untuk membantu mobilitas masyarakat yang terhambat oleh penutupan bandara di wilayah terdampak.

Gunung Lewotobi Laki-Laki meletus pada Sabtu (9/11), menyebabkan abu vulkanik menyebar ke berbagai wilayah di sekitarnya dan memaksa penutupan sementara bandara.

Baca Juga: Ide Liburan Seru Bersama Keluarga di Momen Libur Nataru 2024/2025

Erupsi ini berdampak besar pada jalur transportasi udara, membuat perjalanan keluar-masuk Flores Timur menjadi sangat terbatas.

Melihat kondisi ini, ASDP Indonesia Ferry langsung tanggap dengan menyediakan layanan penyeberangan alternatif melalui KMP Cucut.

Shelvy Arifin, Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), menjelaskan bahwa penutupan bandara menjadi kendala besar bagi masyarakat yang perlu bepergian, terutama mereka yang terdampak oleh erupsi.

Baca Juga: Waskita Beton Precast Optimis Selesaikan Suplai Produk Proyek LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai pada September 2025

Dengan menyiapkan KMP Cucut, ASDP memastikan akses transportasi tetap terbuka bagi warga di kawasan tersebut, memberikan solusi alternatif untuk perjalanan ke wilayah lain.

"Tim ASDP Cabang Sape langsung berkoordinasi dengan regulator untuk menyiapkan KMP Cucut sebagai transportasi alternatif.

"Langkah cepat ini bertujuan untuk memudahkan pengguna jasa yang harus melanjutkan perjalanan dari Sape menuju Bima, yang berjarak sekitar 2 jam dari pelabuhan," ungkap Shelvy.

Baca Juga: Didukung Operasi Layanan Mumpuni, Pelindo Solusi Logistik Bukukan Pertumbuhan Positif di Kuartal III 2024

Perjalanan laut dari Labuan Bajo menuju Sape diperkirakan memakan waktu sekitar 6 jam, tergantung kondisi cuaca.

Dengan kapasitas hingga 250 penumpang, KMP Cucut diharapkan bisa melayani arus transportasi dengan optimal di tengah kondisi darurat.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Novia

Tags

Artikel Terkait

Terkini