Hutama Karya Selesaikan Menara Turyapada Tahap 1, Solusi Blank Spot di Bali Utara

Photo Author
Novia, Kabar BUMN
- Senin, 11 November 2024 | 18:00 WIB
Menara Turyapada, Buleleng, Bali. (DOK.Hutama Karya)
Menara Turyapada, Buleleng, Bali. (DOK.Hutama Karya)

“KSO HK-YK menerapkan standar keselamatan yang ketat selama proyek berlangsung untuk memastikan seluruh pekerjaan berjalan lancar dan bebas insiden.

"Penyelesaian tahap 1 ini menjadi bukti nyata komitmen KSO HK-YK dalam memberikan proyek berkualitas tinggi dengan ketepatan mutu,” ujarnya.

Dalam pelaksanaannya, proyek ini dihadapkan pada tantangan cuaca ekstrem seperti angin kencang dan kabut tebal yang memengaruhi pekerjaan lifting.

Baca Juga: Perhutani Bersinergi dengan Yayasan Kita Bisa dan Tugu Insurance, Tanam Ribuan Bibit Pohon di Purwakarta untuk Pelestarian Lingkungan

Untuk mengatasi hal tersebut, diterapkan prosedur keselamatan ketat, termasuk penghentian lifting saat jarak pandang terbatas akibat kabut dan penundaan pengangkatan beban lebar ketika angin kencang.

Langkah-langkah ini memastikan pekerjaan berjalan aman dan kualitas konstruksi tetap terjaga sesuai standar.

Selain itu, proyek ini melibatkan 15 vendor lokal sebagai rekanan dengan total penyerapan 300 tenaga kerja lokal.

Baca Juga: Ide Liburan Seru Bersama Keluarga di Momen Libur Nataru 2024/2025

Dukungan dari tenaga kerja dan vendor lokal ini tidak hanya memperlancar operasional, tetapi juga memberikan dampak positif bagi ekonomi warga dan bisnis di sekitar proyek.

Dengan selesainya Tahap 1, diharapkan menara Turyapada dapat segera memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama dalam memperkuat jaringan telekomunikasi dan mendukung pertumbuhan pariwisata di Bali.

Pada tahap pembangunan berikutnya, akan dilakukan penambahan fasilitas untuk meningkatkan daya tarik menara ini.

Baca Juga: Petrokimia Gresik dan BUMN Area Jawa Timur Kirim Bantuan untuk Korban Erupsi Gunung Lewotobi di NTT

“Kami berharap kehadiran menara Turyapada akan meberikan dampak positif terhadap pariwisata dan ekonomi lokal Bali serta memperkuat jaringan telekomunikasi di wilayah terpencil,” tutup Adjib.***

Add as a preferred source on Google
Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Novia

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler