Garuda Indonesia Intensifkan Strategi Penguatan Kinerja, Proyeksikan Kinerja Jelang Akhir Tahun 2024 On The Track dan Tumbuh Solid

Photo Author
Dwi NM, Kabar BUMN
- Selasa, 12 November 2024 | 12:30 WIB
Public Expose Tahunan Garuda yang berlangsung di Gedung Manajemen Garuda, Soekarno Hatta, pada Senin (11/11). (Dok. Garuda Indonesia)
Public Expose Tahunan Garuda yang berlangsung di Gedung Manajemen Garuda, Soekarno Hatta, pada Senin (11/11). (Dok. Garuda Indonesia)

Kabar BUMN – PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk memproyeksikan kinerja jelang akhir tahun 2024 berjalan on the track dan tumbuh solid.

Hal ini sejalan dengan langkah penjajakan strategi penguatan kinerja Garuda Indonesia yang terus diintensifkan jelang akhir tahun ini.

Sejumlah langkah penguatan kinerja dioptimalkan melalui peningkatan kapasitas produksi.

Baca Juga: Kolaborasi Garuda Indonesia dan The Pokémon Company Hadirkan Desain Livery Tematik Pikachu Jet GA-2

Langkah yang dilakukan seperti menambah 4 armada menjelang akhir tahun ini, menguatkan global partnership bersama maskapai internasional, hingga penjajakan “new lease commercial term agreement” yang terus diintensifkan pada kuartal 4-2024.

Hal tersebut seperti yang disampaikan dalam gelaran Public Expose Tahunan Garuda yang berlangsung di Gedung Manajemen Garuda, Soekarno Hatta, pada Senin (11/11).

Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra mengungkapkan, “Kinerja Perusahaan diproyeksikan akan terus tumbuh positif sejalan dengan berbagai langkah penguatan fundamental basis kinerja keuangan pasca-restrukturisasi.

Baca Juga: Garuda Indonesia Luncurkan Rute Penerbangan Denpasar-Balikpapan pp dan Makasar-Balikpapan pp

"Setelah sebelumnya berhasil menurunkan harga sewa pesawatdalam fase restrukturisasi, saat ini kami tengah melakukan langkah penjajakan penerapan “new lease commercial term agreement” dengan skema ijarah yang kami harapkan dapat merefleksikan secara ideal beban operasi khususnya komponen sewa pesawat dalam pencatatan kinerja keuangan Perusahaan.”

Penjajakan new lease commercial term agreement diharapkan selain dapat semakin memperkuat fundamental kinerja keuangan melalui pembukuan yang proporsional, di mana hal ini juga secara jangka panjang dapat turut memperbaiki posisi ekuitas Perusahaan.

Adapun sejauh ini, “new lease commercial term agreement” tersebut telah mendapatkan persetujuan sedikitnya 10 persen dari total pesawat yang jumlahnya diperkirakan akan terus bertambah jelang akhir tahun ini.

Baca Juga: Bersinergi, Garuda Indonesia dan The Sanur Optimalkan Upaya Pengembangan Medical & Wellness Tourism di KEK Kesehatan Sanur

Lebih lanjut, penjajakan skema ijarah tersebut tentunya semakin melengkapi rangkaian strategi penguatan kinerja korporasi yang tengah dioptimalkan Perusahaan jelang penutup tahun kinerja 2024.

Di antaranya melalui penguatan global partnership bersama Japan Airlines dan Singapore Airlines yang diproyeksikan menjadi katalisator penguatan presensi market Garuda Indonesia di kancah global, sekaligus menarik pertumbuhan trafik penumpang secara berkelanjutan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Dwi NM

Tags

Artikel Terkait

Terkini