Dari total sumber daya panas bumi sebesar 24 GW, hanya sekitar 10% yang sudah dimanfaatkan.
Pada forum COP29 ini, ia mengajak negara-negara di dunia untuk memperkuat kolaborasi dalam mempercepat pengembangan energi panas bumi.
"Pengembangan panas bumi masih menghadapi banyak tantangan, mulai dari aspek teknis, regulasi, hingga pembiayaan."
"Namun, dengan kerja sama global, kita bisa menjadikan tantangan ini sebagai peluang."
Baca Juga: Rekomendasi 7 Wisata Alam di Subang, Jawa Barat untuk Menghabiskan Akhir Pekan Bersama Keluarga
"Negara-negara di dunia perlu mendorong terciptanya ekosistem yang mendukung pengembangan panas bumi."
"Terutama melalui penguatan sektor keuangan hijau. Investasi yang lebih besar di sektor ini adalah kunci untuk mempercepat transisi menuju masa depan yang lebih bersih," tambah Julfi Hadi.
Lebih lanjut, Julfi Hadi menjelaskan bahwa percepatan pengembangan panas bumi dapat mengangkat Indonesia sebagai raksasa energi hijau dunia.
Sesuai dengan peta jalan EBT nasional, Indonesia menargetkan kapasitas panas bumi terpasang mencapai 10,5 GW pada 2035.
Dengan estimasi investasi hingga USD17-18 miliar yang berpotensi berkontribusi sebesar USD22 miliar pada PDB dan menciptakan 1 juta lapangan kerja.
Untuk mencapai visi ini, PGE akan terus berupaya meningkatkan kapasitas terpasang hingga 1,5 GW pada tahun 2030 melalui pendekatan inovatif, termasuk:
- Pengembangan bertahap guna meminimalisasi risiko
- Penerapan teknologi baru untuk meningkatkan efisiensi
- Kolaborasi untuk memperluas volume dan konsolidasi pasar
- Pengembangan bisnis hijau baru, seperti hidrogen dan amonia hijau
- Peningkatan lokalisasi teknologi dengan mendorong produksi lokal komponen pembangkit panas bumi
PGE juga menunjukkan komitmennya terhadap prinsip-prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) dengan mencatat skor risiko ESG sebesar 7,1 dari Sustainalytics.
Artikel Terkait
Perkuat Sinergi di IIGCE 2024, PGE dan Elnusa Siap Akselerasi Pengembangan Panas Bumi
PGE dan Chevron Siap Eksplorasi Panas Bumi di WKP Way Ratai Melalui PT Cahaya Anagata Energy (CAE)
PGE Kembali Gelar Geovation, Ajang Inovasi untuk Perkuat Ekosistem Panas Bumi Berkelanjutan
Kontribusi di Sektor ESDM, PGE Raih 2 Penghargaan Dharma Karya Muda di Hari Jadi Pertambangan dan Energi ke-79
Menyemai Inovasi, PGE Lahendong dan Fakultas Teknik UGM Panen Perdana TomatĀ dengan Pupuk Silika Katrili