PLN Boyong Lima Kerja Sama di COP29 Azerbaijan, Sinergi Global untuk Transisi Energi di Tanah Air

Photo Author
Dwi NM, Kabar BUMN
- Senin, 18 November 2024 | 19:30 WIB
Penandatanganan MoU antara PLN dan mitra global dalam kegiatan "Leading the Charge: Strategic Partnership to Catalyze Decarbonization" di Baku, Azerbaijan pada Rabu, (13/11).  (Dok. PLN)
Penandatanganan MoU antara PLN dan mitra global dalam kegiatan "Leading the Charge: Strategic Partnership to Catalyze Decarbonization" di Baku, Azerbaijan pada Rabu, (13/11). (Dok. PLN)

Kabar BUMN - Dalam ajang Conference of the Parties (COP) 29 di Baku, Azerbaijan, PT PLN (Persero) menjalin lima kerja sama strategis dengan lima mitra internasional untuk transisi energi di Indonesia.

Kerja sama tersebut meliputi pendanaan, teknologi, dan pengembangan sumber daya manusia untuk mendukung pengembangan infrastruktur energi bersih di Indonesia.

Sinergi tersebut merupakan upaya untuk mencapai swasembada energi yang berkelanjutan.

Baca Juga: PLN EPI Dorong Pengelolaan Sampah Organik Dapur Jadi Peluang Ekonomi Masyarakat di Gunungkidul

Kolaborasi global ini diresmikan melalui penandatanganan Memorandum of Understanding dan Grant Agreement antara PLN dan lima mitra internasional dalam acara bertajuk "Leading the Charge: Strategic Partnership to Catalyze Decarbonization".

Kelima mitra tersebut yakni United Kingdom Export Finance (UKEF), Kreditanstalt für Wiederaufbau (KfW), Sembcorp Utilities Pte Ltd, Transportasi Gas Indonesia (TGI), dan Global Energy Alliance for People and Planet (GEAPP).

Utusan Khusus Presiden Republik Indonesia dalam COP29, Hashim Djojohadikusumo menjelaskan bahwa kehadiran Indonesia di COP 29 menandai komitmen kuat Presiden Prabowo Subianto untuk menanggulangi perubahan iklim.

Baca Juga: COP29: PLN Perluas Kolaborasi Pendanaan Wujudkan Target 75 GW Pembangkit EBT 2040

Oleh sebab itu, Ia mengajak seluruh pihak untuk menghadapi tantangan ini dan menangkap peluang yang muncul ke depan.

"Perubahan iklim global menghendaki suatu solusi global.

"Tak ada negara yang bisa menghadapinya sendiri.

Baca Juga: Warga Banten Dapat Layanan Lebih Cepat, PLN Icon Plus KP Serang Resmi Dibuka

"Satu-satunya cara untuk terus melangkah maju adalah melalui kolaborasi," ujar Hashim.

Hashim menyampaikan, Pemerintah Indonesia telah meluncurkan strategi baru dalam transisi energi melalui penambahan kapasitas pembangkit energi hijau untuk 15 tahun ke depan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dwi NM

Tags

Artikel Terkait

Terkini