Senada dengan Endro, Prof. Dr. Eng. Bagus Endar B. Nurhandoko dari ITB juga menyoroti keberhasilan proyek ini.
"RES-IP merupakan bukti nyata bagaimana sinergi antara akademisi dan industri dapat melahirkan solusi inovatif."
"Perangkat ini dilengkapi sistem multinode wireless connection dan jaringan internet portable yang mempermudah pengoperasiannya bahkan di lokasi-lokasi dengan medan ekstrem,” jelas Bagus.
Dengan kemampuan pengukuran hingga kedalaman 1.000–2.000 meter, RES-IP menawarkan solusi terdepan untuk eksplorasi energi terbarukan.
Baca Juga: Hingga Oktober 2024, Kinerja Operasional Pelindo Regional 4 Alami Peningkatan
Teknologi ini diharapkan menjadi tonggak penting dalam perjalanan Indonesia menuju ketahanan energi yang berkelanjutan.***
Artikel Terkait
Elnusa Raih Dua Penghargaan di Stellar Workplace Award 2024: Komitmen Tingkatkan Kesejahteraan Karyawan
Elnusa Lanjutkan Aksi Bersih-Bersih Pantai untuk Lindungi Laut dari Sampah Plastik
11 Tahun Eksistensi Elnusa Trans Samudera: Memantapkan Langkah di Industri Energi Nasional
Elnusa Rampungkan Survei Seismik 2D Amalia, Sukses Selesaikan Proyek dengan Standar Keselamatan Optimal di Kabupaten OKU
Sinergi Baru Elnusa Petrofin dan Pertamina Patra Niaga untuk Pengelolaan Refueller Aviasi