Sementara di Kupang, dukungan diberikan kepada dua kelompok binaan Rumah BUMN, yakni Kelompok Tenun Ikat Ina Sabu dengan 30 anggota dan Kelompok Tenun Ayu Tupas dengan 14 anggota.
Baca Juga: PDC Selaraskan Inovasi dengan Integritas Melalui Talkshow Bertema Innovation with Integrity
Selain itu, Kelompok Usaha Bersama Nyalakok Tenun dari Lombok Timur yang beranggotakan 13 penenun juga menjadi bagian dari program ini.
Bank Mandiri juga menyediakan pelatihan untuk memperdalam keterampilan para penenun, sekaligus membekali mereka dengan sarana dan prasarana seperti mesin jahit, mesin tenun, bahan baku benang, pewarna, serta peralatan pendukung lainnya.
Langkah ini bertujuan untuk meningkatkan pertumbuhan industri kreatif lokal sekaligus membuka peluang bagi produk Indonesia agar lebih dikenal di pasar internasional.
Baca Juga: Kerjasama BULOG dan Pemkab Bengkalis: Langkah Strategis Perkuat Sistem Logistik Pangan
“Kami ingin memberikan kesempatan kepada para penenun lokal untuk berkembang, berinovasi, dan memasarkan hasil karya mereka di kancah internasional,” tutup Wisnu.***
Artikel Terkait
Livin' Around the World, Bank Mandiri Bawa Solusi Perbankan Digital dan Reward Menarik bagi Diaspora di Houston, AS
Dibuka Lowongan Magang BUMN di Bank Mandiri, Mahasiswa dan Fresh Graduate Bisa Melamar
Hemat 50% ke LEGOLAND Malaysia, Promo Bank Mandiri Buat Liburanmu Jadi Nyata!
Super! Bank Mandiri Bawa Solusi Perbankan Digital dan Reward Menarik bagi Diaspora di Houston, AS
Bank Mandiri Soroti Soal Komitmen Ekonomi Berkelanjutan pada COP 29 di Azerbaijan