Program ini juga mendukung agenda Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya pada aspek pekerjaan layak, pertumbuhan ekonomi, dan pelestarian ekosistem darat.
Baca Juga: Rayakan Tahun Baru 2025 di Bali, Rekomendasi Tempat-tempat Terbaik untuk Malam yang Tak Terlupakan
Keanekaragaman hayati Kampung Malasigi menjadi daya tarik utama. Beberapa satwa endemik Papua seperti Cendrawasih Kecil, Cendrawasih Raja, dan Cendrawasih Mati-kawat, menambah nilai pariwisata.
Selain itu, destinasi menarik seperti pemandian air panas di Sungai Klaluguk dan goa horizontal Go Wo’batiwala menjadi magnet bagi wisatawan.
Produk kerajinan berbahan hasil hutan juga menjadi daya tarik tersendiri.
Promosi yang gencar melalui media sosial membawa dampak besar pada peningkatan kunjungan wisatawan, baik lokal maupun mancanegara.
Hingga kini, sekitar 250 wisatawan internasional dari berbagai negara telah berkunjung.
Keberhasilan ini membuka peluang kolaborasi dengan berbagai mitra strategis, yang semakin memperkuat posisi Kampung Malasigi sebagai destinasi wisata unggulan.
Pada 2023, pengelolaan hutan Kampung Malasigi secara berkelanjutan mendapat pengakuan resmi melalui Surat Keputusan Pengelolaan Hutan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.
SK ini diserahkan langsung oleh Presiden Joko Widodo, memberikan kewenangan penuh kepada masyarakat setempat untuk mengelola kawasan hutan kampung.
Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana, menegaskan pentingnya menjaga keseimbangan antara pengelolaan wisata, aspek sosial ekonomi, dan kelestarian lingkungan.
Baca Juga: PLN Galang Kolaborasi Global di Electricity Connect 2024 untuk Transisi Energi Indonesia
Pendampingan tata kelola desa wisata yang diberikan kepada 50 finalis ADWI bertujuan agar desa wisata tumbuh mandiri, berkelanjutan, dan mampu bersaing di tingkat global.***
Artikel Terkait
Program Ekoriparian Sungai Hitam Lestari dari PEP Sangasanga Field Sukses Melestarikan Lingkungan dan Berdayakan Masyarakat Samboja
Produksi Energi Nasional Meningkat, PEP Prabumulih Field Raih Keberhasilan dari Sumur GNK-102 dan GNK-103
Pertama dalam Sejarah! PEP Adera Field Cetak Rekor Produksi Minyak Harian Tertinggi di Tahun 2024
PEP DMF Raih Penghargaan Internasional WSO 2024, Bukti Komitmen Utamakan Keselamatan Kerja Melalui Program TABE
PEP Sangasanga Field Raih Penghargaan ESG Nusantara Plaudit, Bukti Kesuksesan Menerapkan Prinsip Keberlanjutan