Finnet, yang lahir pada 2006 dari sinergi Telkom dan Yayasan Kesejahteraan Karyawan Bank Indonesia (YKKBI), berkomitmen membangun ekosistem pembayaran digital di Indonesia.
"Sebagai perusahaan yang sangat merah putih, kami berkomitmen memudahkan masyarakat melakukan pembayaran, baik pajak maupun bukan pajak," ujar Aziz.
Finnet telah menjadi Lembaga Persepsi Lainnya (LPL) sejak 2018, memungkinkan perusahaan ini bersinergi dengan pemerintah dalam meningkatkan penerimaan negara.
Aziz menambahkan, "Kolaborasi kami dengan Alfamart tidak hanya bermanfaat bagi kedua pihak, tetapi juga bagi bangsa Indonesia."
Baca Juga: 10 Destinasi Liburan Tahun Baru 2025 yang Wajib Dikunjungi di Indonesia
Apresiasi juga datang dari Kementerian Keuangan. Hatta Hasanudin, Kepala Seksi Pengelolaan Rekening Penerimaan, menilai Finnet sebagai LPL yang inovatif dan progresif.
“Kerja sama Finnet dan Alfamart membuka akses bagi masyarakat untuk lebih mudah melakukan pembayaran MPN,” tuturnya.
Kegiatan ini diakhiri dengan penandatanganan kerja sama antara Finnet, Alfamart, dan Kementerian Keuangan.
Baca Juga: Rumah BUMN Binaan BRI Bawa Tiga UMKM Hadir di Bazar UMKM BRILiaN
Penandatanganan ini menjadi simbol sinergi antara pemerintah, fintech, dan ritel modern untuk mendukung transformasi digital di Indonesia.***
Artikel Terkait
Finnet Catat Pertumbuhan Laba Bersih 7,5% di RUPST 2023, Optimis Perkuat Posisi di Era Digital
Finnet Perkuat Komitmen ESG Lewat Pelepasan Tukik di Pantai Nusa Dua Bali
Finnet Sabet Penghargaan Wajib Pajak Teladan dari DJP
Finnet dan MES Jawa Barat Bersinergi Percepat Digitalisasi UMKM dengan QRIS
Sinergi Finnet dan CIMB Niaga: Dorong Transformasi Pembayaran Digital di Bali