“Momen ini merupakan kehormatan besar bagi kami di Bio Farma untuk menerima seluruh delegasi dari Menteri Kesehatan RI, anggota Dewan GAVI, serta perwakilan dari berbagai institusi global lainnya.
Baca Juga: Promo Akhir Tahun Citilink, Tiket Penerbangan Domestik Mulai Rp700 Ribuan
"Kami sangat menanti untuk melakukan diskusi lebih lanjut untuk memperkuat ikatan diantara kita dalam rangka menyelesaikan misi bersama untuk menjaga kesehatan global,” kata Shadiq.
Wakil Direktur Utama Bio Farma, Soleh Ayubi turut menjelaskan bahwa eksistensi Bio Farma berfokus untuk melayani kesehatan masyarakat, baik di dalam negeri maupun di kancah global.
“Eksistensi Bio Farma selalu didedikasikan untuk meningkatkan kesehatan masyarakat, baik di Indonesia maupun dunia, saat ini dan untuk tahun-tahun kedepan," paparnya.
Baca Juga: 7 Tempat Wisata di Labuan Bajo untuk Liburan Akhir Tahun
Ia menambahkan, pihaknya terus menerus berinovasi dan mengembangkan diri untuk memberikan yang terbaik untuk seluruh konsumen.
Salah satunya adalah dengan meraih sertifikasi prakualifikasi dari Badan Kesehatan Dunia (WHO) untuk produk-produk Bio Farma.
Lebih lanjut lagi, Soleh mengatakan bhwa selain pengembangan pipeline produk, Bio Farma juga telah melakukan beberapa inovasi lainnya.
Antara lain proses distribusi vaksin, serta aktif menjadi motor penggerak bagi industri-industri farmasi yang tumbuh di kawasan Afrika.
Bio Farma tak hanya fokus pada pengembangan portofolio produknya, lanjut Soleh, tetapi juga memperkuat infrastruktur pendukung program imunisasi, baik di dalam negeri maupun global.
Salah satu upayanya adalah implementasi sistem MedTrack yang bekerja sama dengan TRVST (Traceability and Verification System) dari UNICEF, guna mengurangi risiko peredaran vaksin palsu dan memastikan ketersediaan stok vaksin secara global.
Baca Juga: Berkunjung ke PHR, Wamen BUMN: Jaga Produksi Blok Rokan
"Selain itu, kami juga mendorong industri-industri farmasi lain di Afrika untuk dapat turut berkembang dan menciptakan kemandirian vaksin di kawasan tersebut,” lanjut Soleh.***
Artikel Terkait
Bio Farma Luncurkan Produk Bio-TB STR untuk Diagnostik Tuberkulosis, Dukung Indonesia Capai Target Eliminasi TB 2030
Bio Farma dan Wanadri Galakkan Penanaman Mangrove di Subang untuk Lingkungan Berkelanjutan
Ikuti Program Magang Bersertifikat yang Dibuka BUMN Bio Farma, Sedang Ada Lowongan untuk Lulusan S1 Psikologi dan Manajemen
Komitmen pada Aspek Keberlanjutan, Bio Farma Borong 2 Penghargaan ASRRAT 2024
Kunjungi Bio Farma, Wamen BUMN RI Cek Kesiapan Peningkatan Kapasitas Produksi Vaksin