Jalan tol ini direncanakan memiliki kecepatan maksimum 100 km/jam dan akan menghubungkan Tol Pekanbaru – Dumai dengan Pekanbaru – Bangkinang.
Baca Juga: Presiden Prabowo Apresiasi Komitmen Kementerian BUMN pada Ketahanan Pangan
Sementara Junction Palembang akan menghubungkan jalan tol yang telah ada seperti Kayu Agung – Palembang dan Palembang – Indralaya, dengan kecepatan maksimum 60 km/jam.
Namun, kedua proyek ini menghadapi tantangan teknis.
Lingkar Pekanbaru, misalnya, melewati area gambut yang memerlukan metode seperti Prefabricated Vertical Drain (PVD) untuk memperbaiki tanah dasar.
Baca Juga: PLN Siap Dukung Program 3 Juta Rumah, Pastikan Kesiapan Pasokan Listrik di Berbagai Daerah
Sementara itu, Junction Palembang harus menghadapi area dengan crossing pipa minyak dan gas aktif, sehingga memerlukan teknologi jembatan Steel Box Girder untuk menjaga kestabilan konstruksi.
Dalam menjalankan tugasnya, Hutama Karya terus berupaya memberikan solusi teknis terbaik demi keselamatan pengguna jalan.
Hingga kini, perusahaan ini telah membangun 1.235 km JTTS, dengan 879 km telah beroperasi penuh.
Baca Juga: Rayakan Liburan Natal 2024 di Jakarta dengan 5 Aktivitas Seru Ini!
Beberapa ruas tol yang telah digunakan, di antaranya Bakauheni – Terbanggi Besar, Pekanbaru – Dumai, dan Indralaya – Prabumulih, membuktikan komitmen perusahaan terhadap pengembangan infrastruktur Indonesia.
Sebagai perusahaan BUMN, Hutama Karya terus berinovasi dengan dukungan empat anak perusahaannya.
Dalam berbagai proyek, perusahaan ini tidak hanya fokus pada pembangunan jalan tol, tetapi juga pada pengembangan properti dan pengelolaan kawasan.
Baca Juga: Pelatihan dan Sertifikasi Floorman: Pertamina Drilling Tingkatkan Kompetensi SDM Lokal
Dengan visi menjadi pengembang infrastruktur terkemuka, Hutama Karya siap menghadapi tantangan pembangunan demi kemajuan bangsa.***
Artikel Terkait
Hutama Karya: Pembangunan Proyek MRT Fase 2A CO 203 dan Underpass Joglo Progresif
Kinerja Keuangan Hutama Karya Menunjukkan Arah Positif pada Triwulan III 2024
Hutama Karya Percepat Konstruksi Jalan Tol Trans Sumatera Tahap II
Hutama Karya Siapkan 7000 Bibit Pohon Pakan Alami untuk Keberlanjutan Program Konservasi Gajah Sumatra
Sambut Nataru, Hutama Karya Tuntaskan Pemeliharaan di Jalan Tol Sumatra