Rendemen rata-rata pabrik mencapai 7,6%, dengan capaian tertinggi 7,9% diraih PT PG Rajawali I.
Baca Juga: Bulog dan CT ARSA Foundation Salurkan 500 Paket Pangan untuk Penyandang Disabilitas
“Di 2024, pabrik gula ID FOOD Group meraih rendemen rata-rata 7,6%."
"Dengan capaian rendemen tertinggi 7,9% yang diraih PT PG Rajawali I, meningkat 6% dari capaian tahun 2023,” tambahnya.
Kenaikan ini tak lepas dari berbagai strategi perusahaan, termasuk penguatan kemitraan dengan petani tebu rakyat.
Baca Juga: Telaga Nilam, Destinasi Underwater yang Memikat di Kuningan, Airnya yang Jernih Bak Cermin Alam
Pada musim giling 2024, jumlah tebu yang digiling meningkat 12,5% menjadi 4 juta ton.
“Kemitraan bersama petani tebu ini sangat penting, karena berkaitan langsung dengan ketersediaan dan keberlanjutan pasokan bahan baku tebu,” ujarnya.
ID FOOD juga melakukan pembenahan operasional baik di sektor on farm maupun off farm.
Baca Juga: Akhir Tahun Hoki, Hadiah Poin Gembira Festival 2024 Telkomsel Masih Bisa Direbut!
Pada on farm, perusahaan menggencarkan pendanaan bagi petani, penyediaan bibit unggul, serta perluasan lahan tebu.
Sementara itu, di off farm, efisiensi energi dan investasi peralatan pabrik menjadi fokus utama.
“Langkah perbaikan ini sesuai arahan Kementerian BUMN agar ID FOOD melakukan breakthrough dalam aktivitas bisnisnya,” ujar Sis Apik.
Baca Juga: Bagian dari Kontribusi Terhadap Penguatan Ekonomi Masyarakat, MIND ID Perkuat 180 UMKM Naik Kelas
Hingga akhir musim giling 2024, produksi gula nasional tercatat sebesar 2,46 juta ton, naik sekitar 8,3% dibandingkan tahun sebelumnya.
Artikel Terkait
ID FOOD dan BTN Sukses Salurkan Jutaan Paket Bantuan Pangan untuk Atasi Stunting di 2024
ID FOOD Siapkan Sukamandi sebagai Pusat Pengembangan Benih Nasional untuk Dukung Swasembada Pangan 2028
ID FOOD Siapkan Terobosan Baru Dukung Program Swasembada Pangan 2025
Kolaborasi ID FOOD dan Badan Gizi Nasional Siap Dukung Program Makan Sehat Bergizi
Asosiasi Peternak Siap Dukung ID FOOD, Perkuat Bantuan Pangan untuk Stunting