ID FOOD Catat Peningkatan Produksi Gula Dua Kali Lipat Lebih Tinggi dari Produksi Nasional

Photo Author
Amalia R, Kabar BUMN
- Rabu, 4 Desember 2024 | 16:30 WIB
ID FOOD mencatat rekor produksi gula 306 ribu ton pada 2024, dua kali lipat lebih tinggi dari kenaikan nasional. Optimisme tumbuh untuk 2025. (Dok. ID FOOD)
ID FOOD mencatat rekor produksi gula 306 ribu ton pada 2024, dua kali lipat lebih tinggi dari kenaikan nasional. Optimisme tumbuh untuk 2025. (Dok. ID FOOD)

Rendemen rata-rata pabrik mencapai 7,6%, dengan capaian tertinggi 7,9% diraih PT PG Rajawali I.

Baca Juga: Bulog dan CT ARSA Foundation Salurkan 500 Paket Pangan untuk Penyandang Disabilitas

“Di 2024, pabrik gula ID FOOD Group meraih rendemen rata-rata 7,6%."

"Dengan capaian rendemen tertinggi 7,9% yang diraih PT PG Rajawali I, meningkat 6% dari capaian tahun 2023,” tambahnya.

Kenaikan ini tak lepas dari berbagai strategi perusahaan, termasuk penguatan kemitraan dengan petani tebu rakyat.

Baca Juga: Telaga Nilam, Destinasi Underwater yang Memikat di Kuningan, Airnya yang Jernih Bak Cermin Alam

Pada musim giling 2024, jumlah tebu yang digiling meningkat 12,5% menjadi 4 juta ton.

“Kemitraan bersama petani tebu ini sangat penting, karena berkaitan langsung dengan ketersediaan dan keberlanjutan pasokan bahan baku tebu,” ujarnya.

ID FOOD juga melakukan pembenahan operasional baik di sektor on farm maupun off farm.

Baca Juga: Akhir Tahun Hoki, Hadiah Poin Gembira Festival 2024 Telkomsel Masih Bisa Direbut!

Pada on farm, perusahaan menggencarkan pendanaan bagi petani, penyediaan bibit unggul, serta perluasan lahan tebu.

Sementara itu, di off farm, efisiensi energi dan investasi peralatan pabrik menjadi fokus utama.

“Langkah perbaikan ini sesuai arahan Kementerian BUMN agar ID FOOD melakukan breakthrough dalam aktivitas bisnisnya,” ujar Sis Apik.

Baca Juga: Bagian dari Kontribusi Terhadap Penguatan Ekonomi Masyarakat, MIND ID Perkuat 180 UMKM Naik Kelas

Hingga akhir musim giling 2024, produksi gula nasional tercatat sebesar 2,46 juta ton, naik sekitar 8,3% dibandingkan tahun sebelumnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Amalia R

Tags

Artikel Terkait

Terkini