Kado Bermakna dari Pertamina: Tambahan Desa Energi Berdikari untuk Masyarakat

Photo Author
Novia, Kabar BUMN
- Rabu, 11 Desember 2024 | 20:20 WIB
Pertamina menghadirkan Desa Energi Berdikari (DEB), wujud komitmen untuk masyarakat mandiri. (DOK.Pertamina)
Pertamina menghadirkan Desa Energi Berdikari (DEB), wujud komitmen untuk masyarakat mandiri. (DOK.Pertamina)

Kabar BUMN – Dalam perayaan hari jadi ke-67, PT Pertamina (Persero) semakin menegaskan komitmennya dalam mendukung transisi energi bersih dan swasembada energi melalui Program Desa Energi Berdikari (DEB).

Hingga akhir tahun 2024, tercatat 149 DEB telah berjalan, dengan tambahan 64 desa yang baru bergabung tahun ini, tersebar di berbagai wilayah Nusantara.

VP Corporate Communication Pertamina Fadjar Djoko Santoso mengatakan, DEB dirancang untuk memberikan akses energi bersih kepada masyarakat dengan menggunakan sumber daya terbarukan seperti tenaga surya, angin/bayu, mikrohidro, dan biogas.

Baca Juga: Proyeksikan Peningkatan Tingkat Hunian 12%, InJourney Hospitality Siap Hadirkan Pengalaman Pelanggan yang Bermakna

Desa-desa ini kini mampu memanfaatkan energi terbarukan untuk mendukung berbagai kegiatan produktif, seperti pengolahan hasil ternak, produksi kerajinan lokal, hingga pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

“Selain menyediakan energi, program ini juga bertujuan untuk mendukung kegiatan produktif masyarakat, terutama untuk memajukan perekonomian.

"Seperti contoh di bidang pertanian dan pengolahan hasil pangan, dengan energi bersih yang terjangkau, desa-desa dapat mengembangkan fasilitas pengolahan hasil panen, serta sistem irigasi,” jelas Fajar

Baca Juga: 5 Negara Paling Muda di Dunia, Salah Satunya Negara Tetangga Indonesia

Salah satu contoh DEB yang baru saja beroperasi di Desa Junti, Kabupaten Indramayu, membuka akses irigasi air yang lebih baik melalui PLTS.

Kehadiran PLTS yang memanfaatkan energi surya berkapasitas 7,7 kWp memberikan pasokan energi listrik bersih yang mengoperasikan pompa air pertanian.

Hasilnya, 60 petani dan 180 buruh petani miskin terbantu, yang sebelumnya hanya dapat panen padi setahun sekali kini dapat panen dua kali dalam setahun, bahkan menambah komoditas baru, yaitu palawija.

Baca Juga: Meriahkan Malam Tahun Baru, InJourney Gelar Intimate Show Bersama Artist Internasional Anggun Di The Meru Sanur

Diikuti dengan peningkatan ekonomi, petani kini mampu memperoleh pendapatan sebesar Rp3,84 miliar per tahun.

Hal tersebut juga diungkapkan oleh Camat Juntinyuat pada apresiasinya terkait program ini.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Novia

Tags

Artikel Terkait

Terkini