Rudy mengemukakan bahwa dengan dioperasikannya jalur fungsional ini, waktu tempuh dari Solo-Prambanan menjadi makin efisien, dari sebelumnya sekitar 1,5 jam akan terpangkas menjadi sekitar 30 menit.
Baca Juga: Dukung BPR Syariah Melakukan Transformasi, PERURI Tawarkan Solusi Digital
Untuk mengakses jalur fungsional ini, pengguna jalan yang melintas dari arah Solo, dapat memasuki jalur fungsional, melalui GT Klaten dan keluar di GT Prambanan.
Begitu juga sebaliknya, jika dari arah Jogja dapat masuk jalur fungsional, melalui GT Prambanan dan keluar di GT Klaten.
Rudy menjelaskan, bahwa PT JMJ telah memastikan jalur fungsional ini aman untuk dilewati oleh masyarakat. Nantinya total panjang Jalan Tol Jogja-Solo yang bisa dilewati oleh pengguna jalan adalah sepanjang 30,87 km yaitu Segmen Kartasura-Prambanan.
Pada Segmen Klaten-Prambanan akan memiliki perkerasaan kaku/rigid pavement di kedua jalur. PT JMJ juga telah menyiapkan marka jalan dan sarana penerangan selama masa libur Nataru.
“Kami memprediksi volume lalu lintas yang akan melewati jalur fungsional ini mencapai 1.000 kendaraan/jam."
Dengan jalur yang lebih panjang, pihaknya berharap dapat memberikan pelayanan yang lebih optimal kepada masyarakat," ujar Rudy.
Baca Juga: Hijaukan Lingkungan, Brantas Abipraya Tanam Ribuan Bibit Pohon di Padang Guci
"Jalur fungsional ini dapat menjadi jalur alternatif untuk menghindari kepadatan lalu lintas yang kerap terjadi di Tugu Kartasura Delanggu dan Jalan Raya Solo-Yogyakarta," tambahnya.
Rudy melanjutkan, dengan melewati jalur fungsional ini, masyarakat tidak perlu melewati tujuh titik Lampu APILL (Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas) serta waktu perjalanan dari Akses/GT Klaten menuju Prambanan hanya lima menit, jika dibandingkan dengan jalan nasional.
Selama libur Nataru, PT JMJ menyiagakan petugas di Posko SIAGA Kepolisian dan Dishub 2024/2025 di Shelter exit Prambanan dan Pos Pantau di KM 30+875 untuk mengawal operasional jalur fungsional Jalan Tol Jogja-Solo Segmen Klaten-Prambanan.
Baca Juga: Jasa Marga Peduli Korban Bencana Banjir dan Longsor di Cianjur, Salurkan Bantuan ke Warga Terdampak
Selain itu, PT JMJ juga menyediakan layanan toilet dan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) mobile di sepanjang jalur fungsional untuk pengguna jalan yang ingin rehat sejenak atau ingin ke toilet.
Artikel Terkait
Jasa Marga Raih Penghargaan Emiten Terbaik di BILA 2024: Bukti Komitmen Efisiensi dan Keberlanjutan
Jasa Marga Diganjar Penghargaan di Ajang Top 100 CEO & The 200 Leaders
Peduli Sesama, Jasa Marga Ulurkan Bantuan untuk Korban Bencana Alam di Sukabumi
Jasa Marga Peduli Korban Bencana Banjir dan Longsor di Cianjur, Salurkan Bantuan ke Warga Terdampak
Jelang Libur Nataru 2024/2025, Jasa Marga Memastikan Operasional Jalan Tol dalam Kondisi Prima