Perkuat Posisi di Pasar Karbon Indonesia, Pertamina Group Sepakati Perjanjian Perdagangan Kredit Karbon

Photo Author
Dwi NM, Kabar BUMN
- Senin, 16 Desember 2024 | 17:30 WIB
Penandatanganan Amandemen Perjanjian Perdagangan Kredit Karbon (PPKK) oleh Pertamina NRE dan PGE. (Dok. Pertamina NRE)
Penandatanganan Amandemen Perjanjian Perdagangan Kredit Karbon (PPKK) oleh Pertamina NRE dan PGE. (Dok. Pertamina NRE)

"Dan tentunya suatu saat kita akan swasembada energi,” ungkap Simon.

Baca Juga: Pertamina Hulu Energi dan LSPR Institute Kolaborasi Luncurkan Buku “The Power of Internal Communication”

"Sejak ditunjuk sebagai agregator karbon Pertamina pada 2022, Pertamina NRE telah aktif memimpin pasar karbon dengan menguasai 95% market share di IDXCarbon dan menjual hampir seluruh volume yang tersedia," ujar John Anis.

John juga menyampaikan bahwa Pertamina NRE tidak hanya fokus pada geothermal, tetapi juga akan memperluas portofolio bisnis karbon melalui proyek biogas, gas to power, dan solusi berbasis alam (nature-based solutions) di masa depan.

“Tidak saja untuk kegiatan bisnis, bahkan untuk kegiatan sehari-hari, seperti event-event atau seminar kami juga meng-offset emisi karbonnya sehingga dapat disebut carbon neutral event,” tambah John.

Baca Juga: The 3th Pertamina Energy Dialog 2024: Panas Bumi Berperan Strategis dalam Upaya Mewujudkan Swasembada Energi

Sementara itu, Direktur Utama PGE Julfi Hadi dalam sambutannya menyampaikan bahwa PGE dengan pengalaman panjang sejak 2011 untuk kredit karbon, dan berkolaborasi dengan Pertamina NRE untuk mengoptimalkan potensi kredit karbon sebagai salah satu bentuk new revenue stream.

“Penandatanganan amandemen perjanjian hari ini merupakan langkah penting untuk mempercepat komersialisasi proyek geothermal kami, menjadikannya lebih strategis, dan menarik bagi para investor," ujar Julfi Hadi.

Pada kesempatan lainnya, Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Fadjar Djoko Santoso mengungkapkan, Pertamina Group aktif dalam perdagangan karbon kredit sebagai komitmennya menjadi perusahaan yang berkelanjutan.

Baca Juga: Kado Bermakna dari Pertamina: Tambahan Desa Energi Berdikari untuk Masyarakat

Peran ini akan terus diperkuat, tak hanya dengan sinergi Pertamina Group tapi dengan berbagai institusi hingga akademisi, untuk mencapai target Net Zero Emission Indonesia.

"Pertamina juga mendorong seluruh anak usaha berkolaborasi, baik di dalam Pertamina Group maupun dengan berbagai pihak dalam rangka mendukung target Net Zero Emission 2060," pungkas Fadjar.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Dwi NM

Tags

Artikel Terkait

Terkini