"Kita masih punya waktu efektif 15 hari ke depan untuk memaksimalkan kontribusi terbaiknya," tambahnya.
Baca Juga: DAMRI Hadirkan Promo Nataru 'Goodbye 20.24', Perjalanan Dari dan Ke Bandara Soetta Makin Murah
Tak hanya membahas laba, Irwan menyoroti program tanam padi PTPN (Tampan) yang dijalankan di perkebunan sawit mitra KUD Karya Maju, Kabupaten Siak.
Ia mengapresiasi gerakan cepat Regional III dalam menyelesaikan tugas-tugas strategis, termasuk program relaksasi bea perolehan hak atas tanah dan bangunan (BPHTB) pasca merger.
"Program relaksasi BPHTB, salah satu tercepat mengawalnya adalah Regional III. Itulah kelebihan pak RH (Region Head PTPN IV Regional III Rurianto)."
"Beliau memang cool, tapi pekerjaan selesai," ujar Irwan sambil tersenyum.
Bagian dari Program Strategis Nasional (PSN)
Lebih lanjut, Irwan menjelaskan pentingnya peleburan PTPN V ke dalam PTPN IV PalmCo sebagai bagian dari Program Strategis Nasional (PSN).
Tiga inisiatif utama yang didorong mencakup hilirisasi sektor pangan, pengembangan energi baru terbarukan, dan program peremajaan sawit rakyat.
"Jadi itu bisa disampaikan nanti ke siapapun itu, kenapa PTPN masuk sebagai PSN," jelasnya.
Dalam kunjungan kerja selama tiga hari di Regional III, Irwan juga mengawal proses produksi akhir tahun di Kebun Sei Rokan, mulai dari on farm hingga off-farm.
Baca Juga: Pertamina Siapkan Satgas Nataru 2024/2025, Jamin Pasokan Energi Aman
Selain itu, ia menyempatkan diri bertemu dengan petani KUD untuk mempererat kerja sama antara perusahaan dan petani mitra.***
Artikel Terkait
PalmCo Dukung Gerakan Cinta Produk PTPN, Upaya Kenalkan Produk-produk Unggulan yang Mendunia ke Masyarakat Indonesia
Program Gercep PalmCo Kian Berkembang Perkuat Swasembada Pangan Nasional
PTPN IV PalmCo Siapkan Strategi untuk Dukung Program B35 Guna Hemat Penggunaan Bahan Bakar Fosil
NusantaRun PTPN IV: Wujud Semangat Planters Sambut HUT PalmCo
Hari Anti Korupsi Sedunia, PTPN IV PalmCo Raih Sertifikat SMAP dari TUV Rheinland