Backbone Kelistrikan Jawa, Madura dan Bali Dijamin Aman, Menteri ESDM Cek Kesiapan untuk Hadapi Nataru

Photo Author
Novia, Kabar BUMN
- Senin, 23 Desember 2024 | 21:20 WIB
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia memberikan apresiasi kepada PT PLN (Persero) saat kunjungannya di Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Suralaya, Sabtu (21/12). (DOK.PLN)
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia memberikan apresiasi kepada PT PLN (Persero) saat kunjungannya di Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Suralaya, Sabtu (21/12). (DOK.PLN)

"PLTU Suralaya menyumbang 10 persen dari energi listrik kebutuhan Jawa, Madura dan Bali dengan kapasitas Daya Mampu Netto (DMN) dan Daya Mampu Pasok (DMP) sebesar 3.221,6 MW.

Baca Juga: Ciptakan Kenangan Berkesan dengan 9 Kegiatan Seru dan Anti-Mainstream untuk Merayakan Natal Bersama Teman

"Untuk mendukung kelancaran operasional tersebut, kami mengerahkan 484 personel siaga yang dilengkapi peralatan lengkap dan alat pelindung diri," terang Edwin.

Edwin menambahkan PLTU Suralaya juga telah menerapkan program co-firing, sehingga dapat mengurangi emisi karbon serta sebagai green booster dalam akselerasi transisi energi di Tanah Air.

"PLTU Suralaya telah mengimplementasikan co-firing mulai tahun 2021 secara kontinyu sampai dengan saat ini, di mana 2021 hingga November 2024 total produksi listrik co-firing mencapai 538 Giga Watt Hour (GWh). Pada tahun 2024 pencapaian energi hijau sebesar 175,93 GWh," pungkas Edwin.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Novia

Tags

Artikel Terkait

Terkini