Inovasi Teknologi INTI Group untuk Lancarkan Nataru 2024/2025

Photo Author
Amalia R, Kabar BUMN
- Selasa, 24 Desember 2024 | 09:30 WIB
PT INTI (Persero) mendukung Nataru 20242025 dengan teknologi Face Recognition di 100 stasiun dan inovasi lain, menjamin layanan cepat, aman, dan efisien. (Dok. PT INTI)
PT INTI (Persero) mendukung Nataru 20242025 dengan teknologi Face Recognition di 100 stasiun dan inovasi lain, menjamin layanan cepat, aman, dan efisien. (Dok. PT INTI)

Saat ini, perangkat sistem INTIMONFR400 telah terimplementasi untuk mendukung penyelenggaraan Nataru 2024/2025 di lokasi sebagai berikut:

1) Balai Monitor SFR Kelas I Denpasar

  • Kabupaten Karangasem
  • Kabupaten Bangli
  • Kabupaten Buleleng

Baca Juga: AirNav Indonesia Siap Kawal Navigasi Penerbangan Selama Libur Nataru 2024/2025

2) Balai Monitor SFR Kelas II Aceh

  • Kabupaten Aceh Besar
  • Kota Banda Aceh

3) Balai Monitor SFR Kelas II Palu

  • Kota Palu
  • Kabupaten Morowali

Baca Juga: Menangkan Tiket Gratis ke Indonesia International Stuntman Show di TMII, Begini Caranya

Selanjutnya, dukungan pelaksanaan Nataru 2024/2025 pun diberikan melalui implementasi perangkat Sistem SIM Tersentralisasi untuk mempermudah masyarakat dalam pembuatan dan perpanjangan SIM secara online dan offline.

Sistem SIM Tersentralisasi milik Korps Lalu Lintas (Korlantas) Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) itu merupakan program strategis yang mencakup pekerjaan pengadaan perangkat keras dan jaringan.

Kemudian pengadaan perangkat lunak sistem dan lisensi, pekerjaan pengembangan aplikasi, pekerjaan integrasi untuk subsistem atau layanan pendukung yang sudah ada sekaligus subsistem dan/atau layanan yang akan ada, serta pekerjaan instalasi, konfigurasi, dan implementasi.

Baca Juga: Kunjungi JMTC, Menko AHY Pantau Kesiapan Teknologi Jasa Marga untuk Libur Nataru

Sistem terintegrasi tersebut, telah diimplementasikan di seluruh lokasi Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Daerah yang tersebar di 34 Provinsi dengan total 856 lokasi, dengan rincian sebagai berikut:

  • 459 Satuan Penyelenggara Administrasi SIM (Satpas)
  • 335 SIM Keliling
  • 62 Gerai

Rizqi Ayunda Pratama ikut menambahkan, Sistem SIM Tersentralisasi tersebut dirancang secara out of shelf sehingga mampu berintegrasi dengan sistem atau subsistem lain yang ada di ekosistem penerbitan SIM Nasional, baik yang sifatnya eksisting maupun sistem yang tengah dalam tahap pengembangan.

Baca Juga: Jamin Pasokan Energi Ramah Lingkungan Selama Momentum Nataru 2025, Ini Langkah Strategis Pertamina NRE

"Sistem SIM Tersentralisasi ini ditargetkan dapat berjalan paralel secara seragam di seluruh wilayah, Satpas, Layanan SIM Keliling, Gerai SIM, dan bentuk layanan lainnya," tutur Rizqi Ayunda.***

Add as a preferred source on Google
Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Amalia R

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler