Kabar BUMN – Inovasi teknologi kembali hadir dari lapangan lepas pantai PHE ONWJ, memberikan solusi untuk operasi migas yang lebih aman dan andal.
Tim ahli di lapangan mengembangkan metode baru untuk penggantian aktuator shut down valve (SDV) dengan alat bantu NanoTek, guna mengatasi risiko tinggi pada pekerjaan di Central Plant Flow Station (CP F/S).
Lokasi ini menjadi salah satu titik penting dalam operasi PHE ONWJ yang terletak sekitar 36 kilometer dari pantai Laut Jawa.
Baca Juga: Pengumuman Pemenang Poin Gembira Festival 2024 Telkomsel Semakin Dekat, Catat Tanggalnya!
Dalam upaya menciptakan inovasi ini, Abdurrachman Jalaluddin, Nano Supriyatno, dan Priyo Jatmiko dari tim Production and Project memfokuskan pengembangan metode penggantian aktuator SDV.
SDV adalah komponen penting untuk mengamankan pipa produksi saat kondisi anomali terjadi, seperti tekanan yang melebihi batas operasi.
Sebelumnya, penggantian aktuator dilakukan dengan menambahkan jalur suplai SDV.
Baca Juga: 8 Klenteng di Indonesia untuk Wisata Religi, Perpaduan Spiritual dan Keindahan Arsitektur
Namun, metode ini berisiko tinggi, termasuk potensi kebocoran yang dapat menyebabkan kerugian hingga Rp1,4 miliar akibat tertundanya aliran hidrokarbon.
“Udara bertekanan tinggi pada mekanisme SDV menjadi ancaman serius bagi pekerja, terutama mereka yang beraktivitas di dekat area SDV,” jelas Abdurrachman Jalaluddin.
Untuk itu, diperlukan metode alternatif yang lebih aman. Inovasi NanoTek hadir sebagai jawaban, memastikan posisi SDV tetap terbuka meskipun suplai udara bertekanan dihentikan.
Proses pengembangan NanoTek dilakukan secara komprehensif, dimulai dari desain awal, simulasi, hingga pengujian di laboratorium Universitas Indonesia.
Setelah melalui tahap evaluasi ketat, NanoTek pertama kali diterapkan pada 13 Desember 2023.
Artikel Terkait
Perbaikan Sanitasi di Desa Sukorahayu: Komitmen PHE OSES untuk Kesehatan Masyarakat
PHE ONWJ Dorong Kesejahteraan Masyarakat dengan 49 Program CSR di Tahun 2024
EVE Ejector, Inovasi PHE ONWJ untuk Kurangi Emisi dan Tingkatkan Kinerja Operasi
Dukung Nelayan Kepulauan Seribu, PHE OSES Bantu Keramba Jaring Apung
Awal 2025 yang Menggebrak! PHE Catat Sumur Pengeboran BNG-064 Tembus 990% dari Target