Kabar BUMN - PHE ONWJ sukses menghadirkan inovasi EVE Ejector (extended vacuum entrainment ejector) yang bisa meningkatkan kinerja operasi dan perlindungan lingkungan, khususnya stabilitas tekanan pipa bawah laut dan menekan emisi.
EVE Ejector memastikan gas suar yang dilepaskan sesuai batas baku mutu yang ditetapkan pemerintah.
Pembakaran gas suar adalah proses pelepasan gas alam yang tidak terpakai dari peralatan produksi minyak dan gas dengan cara dibakar.
Baca Juga: PHE ONWJ Dorong Kesejahteraan Masyarakat dengan 49 Program CSR di Tahun 2024
Tujuan pembakaran ini untuk mengontrol tekanan, berlebih dalam sistem produksi, untuk memastikan keselamatan operasi migas. Pembakaran gas suar rutin diperbolehkan. Namun, praktik itu menghasilkan emisi.
Pengembangan EVE Ejector dilatarbelakangi kendala kinerja operasi gas di Lapangan Bravo dan Lapangan Echo yang sudah berusia lebih dari 40 tahun.
Berbeda dengan alat ejektor lainnya yang berfungsi mengkonversi energi tekanan menjadi energi kinetik, EVE Ejector berfungsi menghisap gas dengan tekanan rendah yang kemudian dimanfaatkan.
Baca Juga: Perbaikan Sanitasi di Desa Sukorahayu: Komitmen PHE OSES untuk Kesehatan Masyarakat
Hasilnya, inovasi ini tidak saja meningkatkan stabilitas tekanan pipa bawah laut, tapi juga mampu menekan emisi, serta memberikan nilai tambah signifikan bagi kinerja operasi PHE ONWJ.
Menurut General Manager PHE ONWJ Muzwir Wiratama, permasalahan utama yang dihadapi adalah tingginya volume gas di flow station atau fasilitas pemrosesan migas yang tidak dapat dimanfaatkan karena tekanan rendah dan tidak stabil. Akibatnya, akumulasi gas suar bakar pun meningkat.
Dengan EVE Ejector, tekanan gas suar bakar yang sebelumnya sangat rendah bisa dinaikkan hingga ke batas minimal pemrosesan.
Baca Juga: Sinergi Konservasi: PHE ONWJ Dukung Pelestarian Penyu Sisik di Pulau Rambut
“Dampaknya, gas yang sebelumnya hanya dibakar, dapat dimanfaatkan kembali, baik untuk komersial ke industri seperti pupuk, atau dialirkan ke sumur minyak sebagai pendorong hidrokarbon,” terang Muzwir.
EVE Ejector pertama kali diimplementasikan pada 1 Juli 2023. Selama satu tahun penggunaan, terlihat dampak yang signifikan. PHE ONWJ mampu mengoptimalkan 6,6 juta standar kubik gas (MMSCF) menggunakan EVE Ejector.
Artikel Terkait
Transformasi Digital! Bank Mandiri Dorong Inovasi Teknologi di Sektor Kesehatan bersama RSAB Harapan Kita
Inovasi Teknologi INTI Group untuk Lancarkan Nataru 2024/2025
Inovasi Digitalisasi: Mobil Komando Perkuat Operasional PTPN IV Regional III
Pegadaian Raih Penghargaan Internasional atas Inovasi Stablecoin Berbasis Emas
PLN EPI Juara Inovasi Digital, Raih Tiga Penghargaan IDIA Tahun 2024
Program Jari Tangan: Inovasi Pertamina EP untuk Pembangunan Berkelanjutan Raih Penghargaan ICSA 2024