Upaya Subholding Upstream Pertamina Sukseskan Swasembada Energi, Bukukan Produksi Minyak 556 MBOPD dan Gas Bumi 2,8 BSCFD

Photo Author
Dwi NM, Kabar BUMN
- Sabtu, 4 Januari 2025 | 07:00 WIB
Lapangan Migas Bekapai, salah satu Fasilitas Produksi PHE  yang dikelola oleh Pertamina Hulu Mahakam (PHM) Regional Kalimantan. (Dok. Pertamina)
Lapangan Migas Bekapai, salah satu Fasilitas Produksi PHE yang dikelola oleh Pertamina Hulu Mahakam (PHM) Regional Kalimantan. (Dok. Pertamina)

Kabar BUMN - PT Pertamina Hulu Energi (PHE) sebagai Subholding Upstream Pertamina berkomitmen mendukung program Asta Cita yang dicanangkan oleh Pemerintah.

Khususnya dalam upaya menyukseskan swasembada energi yang merupakan salah satu dari 8 program Asta Cita tersebut.

Salah satu upaya yang dilakukan untuk mencapai tujuan itu adalah dengan meningkatkan realisasi produksi minyak dan gas bumi dari Subholding Upstream Pertamina Grup.

Baca Juga: Ini Kinerja Positif Zona 9 Subholding Upstream Pertamina, Hasil Bebagai Terobosan di Tahun 2024

Sepanjang tahun 2024, Subholding Upstream Pertamina Grup mencatatkan produksi rata-rata dalam setahun sebesar 556 ribu barel minyak per hari (BOPD) dan gas bumi 2,8 miliar standar kaki kubik per hari (BSCFD).

Pencapaian produksi ini merupakan kontribusi dari 5 regional yang berada di wilayah kerja operasional Subholding Upstream.

Untuk pencapaian produksi minyak, Regional 1 (Sumatera) menyumbang angka produksi sebesar 203 ribu barel minyak per hari (BOPD).

Baca Juga: Bincang Santai Bersama Najwa Shihab, PERTIWI Subholding Upstream Pertamina Bahas Kesetaraan Domestik

Sementara Regional 2 (Jawa) sebesar 54 ribu BOPD; Regional 3 (Kalimantan) 58 ribu BOPD; Regional 4 (Indonesia Timur) 85 ribu BOPD; dan Regional 5 (wilayah operasi di luar negeri) sebesar 156 ribu BOPD.

Sedangkan untuk pencapaian produksi gas bumi, Regional 1 (Sumatra) menyumbang angka produksi sebesar 823 juta standar kaki kubik per hari (MMSCFD).

Sementara Regional 2 (Jawa) sebesar 356 MMSCFD; Regional 3 (Kalimantan) 622 MMSCFD; Regional 4 (Indonesia Timur) 653 MMSCFD; dan Regional 5 (wilayah operasi di luar negeri) 375 MMSCFD.

Baca Juga: Bukukan Value Creation Real Senilai 2,57 Triliun Rupiah, Subholding Upstream Pertamina Jadikan Inovasi Landasan Ketahanan Energi

Guna mendukung swasembada energi nasional, Subholding Upstream Pertamina secara intensif melakukan kegiatan bor pengembangan, work over (WO) dan well intervention well services (WIWS).

Hingga akhir Desember 2024 jumlah bor pengembangan yang berhasil diselesaikan mencapai 814 sumur, meningkat dibandingkan realisasi 2023 sebanyak 801 sumur.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Dwi NM

Tags

Artikel Terkait

Terkini